Tujuan dan Manfaat ISO Bagi Perusahaan Yang Menerapkannya

Tujuan dan Manfaat ISO Bagi Perusahaan Yang Menerapkannya

Menerapkan ISO khususnya untuk perusahaan merupakan hal yang penting dengan adanya tujuan yang perlu dicapai. Karena penerapan ISO memiliki manfaat tersendiri yang bisa dirasakan baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Karena meskipun ISO merupakan organisasi non pemerintahan namun kemampuan untuk menetapkan standar selalu dijadikan hukum melalui persetujuan.

bahkan standar tersebut lebih berpengaruh daripada organisasi non pemerintahan lainnya. Hal ini dikarenakan dalam penetapan suatu standar dilakukan oleh wakil anggota yang berasal dari 130 negara. Mengacu pada tujuan dari penerapan ISO pada perusahaan, penerapan ISO ini nyatanya juga memberikan banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh perusahaan tersebut.

Apa saja Manfaat Penerapan ISO?

Adapun mandaat penerapan ISO secara umum adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan

Suatu perusahaan yang menetapkan sistem manajemen mutu sesuai dengan standar internasional akan menjamin kredibilitas perusahaan tersebut. Artinya, segala kegiatan yang dilakukan perusahaan telah memiliki standar terbaik yang pada akhirnya menghasilkan nilai positif dalam hal kepuasan konsumen. Konsumen atau klien yang akan menggunakan jasa atau produk yang ditawarkan pun juga semakin yakin karena adanya nilai plus yang dimiliki oleh perusahaan.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Kepuasan pelanggan menjadi poin yang sangat penting yang harus dipertimbangkan bagi penyedia layanan jasa. Dengan mengutamakan kepuasan pelanggan, baik secara langsung maupun tidak langsung juga akan meningkatkan kepercayaan mereka. Mereka juga akan dengan senang hati merekomendasikan layanan jasa Anda kepada konsumen lain yang memerlukan.

  1. Jaminan Kualitas Sesuai Standar Internasional

Setiap perusahaan yang ingin memiliki sertifikat standardisasi ISO harus melalui suatu siklus pasti yang disebut dengan PDCA. Siklus ini diterapkan pada segala jenis industri, dimana dilakukan proses identifikasi, analisis, dan eksekusi suatu penyelesaian masalah untuk menjamin mutu sesuai standar internasional. Dengan adanya sertifikasi ini, akan menjamin kualitas yang diberikan oleh perusahaan adalah sesuai dengan standar Internasional.

  1. Menghemat Biaya

Dengan standar ISO, suatu perusahaan akan menerapkan sistem manajemen khusus yang dapat membantu untuk mengetahui kinerja perusahaan. Ketika ada indikasi bahwa kinerja perusahaan menurun atau produk akan gagal, maka upaya antisipasi dapat segera dilakukan. Proses tersebut secara tidak langsung juga akan mencegah terjadinya pemborosan anggaran yang berhubungan dengan kinerja dan produk yang buruk tersebut.

  1. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan

Mengacu pada prinsip manajemen mutu, semua standar ditetapkan agar dilaksanakan oleh seluruh karyawan. Hal tersebut dapat memotivasi karyawan agar menjaga kualitas, efisiensi, dan produktivitas mereka sesuai standar ISO yang ditetapkan.

  1. Meningkatkan Image Perusahaan

Manfaat lain yang bisa dirasakan oleh perusahaan yang menerapkan sertifikasi ISO selanjutnya adalah meningkatnya image atau brand perusahaan. Penerapan ISO akan membuat perusahaan jauh lebih baik di mata dunia. Selain itu penerapan ISO ini juga akan meningkatkan citra perusahaan.

Setelah mengetahui manfaat penerapan ISO yang cukup membuat perusahaan lebih maju, maka tidak ada alasan lagi untuk perusahaan untuk tidak menerapkan ISO.

Bagaimana Cara Menerapkan ISO?

Agar dapat tersertifikasi ISO, maka Anda perlu melakukan 14 langkah berikut :

  1. Analisis stakeholder serta konteks eksternal & internal organisasi. Alat manajemen yang bisa digunakan stakeholder analysis, PESTEL, 7S, & Analisis SWOT atau TOWS.
  2. Menentukan lingkup produk/layanan yg akan diterapkan SMM, kebijakan mutu, & sasaran mutu organisasi.
  3. Identifikasi dan penetapan proses bisnis yg diperlukan untuk menjalankan SMM.
  4. Mendefinisikan proses bisnis SMM, yaitu input, output, pemilik proses dan ukuran kinerja (efektifitas/baku mutu) setiap proses bisnis.
  5. Mengidentifikasi keperluan sistem pengendalian proses dari setiap proses bisnis.
  6. Menyusun sistem pengendalian proses yg telah teridentifikasi pada tahap sebelumnya.
  7. Menyusun dokumen Job Desc & Standar kompetensi personel organisasi.
  8. Menyusun Panduan Mutu/Manual Mutu.
  9. Mengesahkan Panduan Mutu, Sistem Pengendalian Proses, Job Desc & Standar Kompetensi serta menyusun Rencana komunikasi.
  10. Menjalankan Rencana komunikasi & sistem yang telah disahkan.
  11. Melakukan analisis risiko & menyusun rencana mitigasi risiko.
  12. Menjalankan rencana mitigasi risiko
  13. Menjalankan audit internal
  14. Melakukan Tinjauan Manajemen

Jika Anda kesulitan dalam melakukan langkah ini, maka Anda bisa mengkonsultasikannya kepada Kami biro perizinan ISO. Kami akan membantu perusahaan Anda untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISO. Hubungi Kami sekarang juga !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *