Apa Itu ISO 9001? Dan Bagaimana Pendaftarannya?

Apa Itu ISO 9001? Dan Bagaimana Pendaftarannya?

Perusahaan di Indonesia kini sudah banyak yang menerapkan standar ISO 9001. Sebenarnya apa itu ISO 9001? Apa manfaat yang dirasakan ketika menerapkan ISO 9001 untuk perusahaan? Ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh sebagian orang yang bingung apakah akan menerapkan ISO 9001 atau tidak. Jika Anda juga memiliki pertanyaan tersebut, maka kali ini Kami akan memberikan informasi secara rinci kepada Anda mengenai ISO 9001 ini.

Apa Itu ISO Dan Apa Itu ISO 9001?

ISO singkatan dari International Organization for Standardizatio merupakan badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Dalam menetapkan suatu standar tersebut ISO mengundang wakil anggotanya dari 130 negara. Meski ISO adalah organisasi nonpemerintah, akan tetapi kemampuannya untuk menetapkan standar yang  sering menjadi hukum melalui persetujuan atau standar nasional membuatnya lebih berpengaru. Dibandingkan dengan kebanyakan organisasi non-pemerintah lainnya.

Bahkan dalam prakteknya ISO menjadi konsorsium dan memiliki hubungan yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah. Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar. ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi peralatan elektronik.

Sedangkan ISO 9001 merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. ISO 9001 merupakan suatu lembaga/organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut. Dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya.

Baca juga : Biaya Sertifikasi ISO 9001

Manfaat Penerapan ISO 9001 Untuk Perusahaan

Bila perusahaan menerapkan ISO pada perusahaannya, tentu ada banyak manfaat yang didapatkan yaitu :

  • Kepuasan pelanggan – dengan penyampaian produk secara konsisten dalam memenuhi persyaratan-persyaratan pelangga.
  • Mengurangi biaya operasional – dengan peningkatan berkesinambungan pada proses-proses dan hasil dari efisiensi operasiona.
  • Peningkatan hubungan pada pemegang kepentingan – termasuk para staf, pelanggan dan pemasok
  • Persyaratan kepatuhan hukum – dengan pemahaman bagaimana persyaratan suatu peraturan dan perundang-undangan tersebut mempunyai pengaruh tertentu pada suatu organisasi dan para pelanggan anda.
  • Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko – dengan konsistensi secara terus-menerus dan adanya mampu telusur suatu produk dan pelayana.
  • Tercapainya kepercayaan masyarakat terhadap bisnis yang dijalankan – dibuktikan dengan adanya verifikasi pihak ketiga yang independen pada standar yang diakui.
  • Kemampuan untuk mendapatkan lebih banyak bisnis – khususnya pemenuhan spesifikasi-spesifikasi pengadaan yang membutuhkan sertifikasi sebagai suatu persyaratan untuk melakukan suplai barang dan jasa.

Lebih lengkap baca : Manfaat Penerapan ISO 9001 Untuk Perusahaan

Lalu bagaimana proses pendaftaran sertifikasi ISO 9001?

Proses registrasi berikut dengan tiga langkah sederhana:

  • Aplikasi permohonan pendaftaran dilakukan dengan melengkapi kuestioner SMM
  • Asesmen terhadap ISO 9001 yang dilakukan oleh satu badan sertifikasi – dimana suatu organisasi haruslah dapat menunjukkan bahwa manajemen mutu yang dilakukannya telah benar-benar berjalan secara minimal dalam jangka waktu tiga bulan sesuai seluruh urutan (siklus) dari audit internal
  • Permohonan pendaftaran disetujui oleh satu badan sertifikasi, berikut tahapan selanjutnya harus dilakukan oleh klien. Program 6 bulanan atau 12 bulanan (tahunan) kunjungan audit pengawasan (surveilans) haruslah benar-benar dilaksanakan serta proses sertifikasi ulang setelah tiga tahun masa berlakunya sertifikasi ISO 9001 tersebut.

Itulah yang dimaksud dengan ISO 9001. Bila perusahaan Anda akan menerapkannya dan mendaftarkan menjadi perusahaan yang telah tersertifikasi ISO 9001, Anda bisa gunakan jasa Kami.

Pengertian ISO 9001, Apakah Perlu Sertifikat?

Pengertian ISO 9001, Apakah Perlu Sertifikat?

Sebuah perusahaan yang akan menerapkan ISO 9001 tentu saja terlebih dahulu harus memahami mengenai pengertian ISO ini. Dengan mengetahui tentang ISO 9001 maka Anda lebih dapat memaknai tentang ISO ini.

Apa Itu ISO 9001?

ISO 9001 merupakan standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Sistem Manajemen Mutu. ISO 9001 tersebut pertama kali diterbitkan pada tahun 1986 yaitu oleh ISO (International Organization for Standardization) yang merupakan sebuah badan internasional yang terdiri dari badan standar nasional yang beranggotakan lebih dari 160 negara.

Sejak pertama kali diterbitkan, ISO 9001 ini telah mengalami 2 kali perubahan minor (1994, 2008) dan 2 kali perubahan major (2000, 2015). Versi terkini ISO 9001 adalah ISO 9001 2015. Secara umum di ISO 9001 ini lebih berisi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Yang dijelaskan cara untuk memenuhi persyaratan tersebut diserahkan ke masing-masing perusahaan tergantung dari jenis dan kompleksitas dari masing-masing industri. Lebih tepatnya Anda bisa perhatikan info berikut :

  1. Didalam ISO 9001 mewajibkan perusahaan memiliki kebijakan dan sasaran mutu. Perusahaan bisa menetapkan sendiri Kebijakan dan Sasaran Mutu yang sesuai dengan karakter perusahaan.
  2. Didalam ISO 9001 mewajibkan perusahaan untuk memiliki sumber daya yang baik. Sumber daya manusia dan infrastruktur. Bentuk evaluasi sumber daya manusia atau cara memastikan bahwa pekerja sudah berkompeten (seperti bukti SIM sebagai bukti bahwa pengemudi sudah memiliki kompetensi mengendarai kendaraan dengan baik dan benar) ditetapkan sendiri oleh perusahaan. Demikian juga cara menetapkan infrastruktur yang baik, termasuk pemeliharaan infrastruktur ditetapkan oleh perusahaan.
  3. ISO 9001 juga mewajibkan perusahaan untuk memiliki standar yang digunakan sebagai acuan untuk bekerja yaitu untuk menghindari kesalahan. Bentuk standar acuan bisa ditetapkan oleh perusahaan sesuai karakter unik dari masing-masing perusahaan.

Jadi secara tidak langsung langsung, ISO 9001 tidak menstandarisasi cara, tidak membatasi kreativitas perusahaan. Hadirnya ISO 9001 tersebut hanya memberikan pedoman karakteristik Sistem Manajemen Mutu yang baik, dalam bentuk persyaratan yang harus dipenuhi perusahaan untuk dapat diakui sebagai perusahaan yang telah memenuhi kriteria persyaratan yang telah ditetapkan oleh ISO 9001.

Syarat Penting Yang Harus Dipenuhi Perusahaan  dan Dituntut Oleh ISO 9001

Secara konsep apa yang dituntut oleh ISO 9001 sangat baik dan juga merupakan karaketeristik dari semua perusahaan unggul, walaupun perusahaan tersebut tidak disertifikasi ISO 9001. Namun dalam memenuhi persyaratan tersebut, berikut adalah beberapa tuntutan yang diberikan oleh ISO 9001 untuk perusahaan :

  • Perusahaan wajib untuk menetapkan Customer bagi perusahaan dan mendefinisikan mutu dari kacamata Customer.
  • Perusahaan harus memahami isu internal dan eksternal sebagai masukan untuk membangun Sistem Manajemen Mutu.
  • Perusahaan harus memahami keinginan dan tuntutan dari stakeholder sebagai masukan untuk membangun sistem manajemen mutu.
  • Perusahaan harus mengidentifikasi resiko dan peluang yang dapat mempengaruhi operasional dan pencapaian tujuan perusahaan. Serta melakukan tindakan untuk mengurangi efek negatif dan menangkap peluang.
  • Perusahaan menetapkan Kebijakan dan Sasaran Mutu
  • Kebijakan Mutu dapat dijadikan pedoman perusahaan dalam menyusun sistem, operasional bisnis perusahaan
  • Perusahaan diharuskan untuk memiliki program kerja dalam mencapai sasaran mutu.
  • Sebuah perusahaan harus memahami keinginan pelanggan dan memastikan bahwa kesepakatan dengan pelanggan bisa dipenuhi
  • Perusahaan dharuskan untuk memiliki sistem yang digunakan untuk mengatur pekerjaan. Sehingga perusahaan dapat memenuhi keinginan pelanggan untuk mengirimkan produk dengan cepat.
  • Perusahaan diharuskan untuk memiliki sistem dalam memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan terkait produk
  • Sebuah perusahaan harus memastikan bahwa tenaga kerja harus yang sudah memenuhi kompetensi (sumber daya manusia)
  • Penyediaan infrastruktur oleh perusahaan harus yang sesuai, dan menjaga kondisi infrastruktur dalam keadaan baik (Mesin/ Infrastruktur).
  • Metode pembelian harus ditetapkan oleh perusahaan untuk mendapatkan material yang baik dan melakukan kontrol atas material. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan material yang akan digunakan adalah material yang berkualitas baik (Material).
  • Lingkungan kerja perusahaan harus baik dan sesuai kebutuhan untuk menghasilkan produk dan layanan yang baik (Lingkungan).
  • Perusahaan harus menetapkan metode kerja yang baik yang digunakan sebagai acuan dalam bekerja untuk menghindari kesalahan (Metode).
  • Sebuah perusahaan wajib untuk memiliki sistem kontrol untuk memastikan produk atau pelayanan telah memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan terkait yang terkait dengan produk sebelum diserahkan ke Customer .
  • Perusahaan harus memastikan bahwa alat ukur yang digunakan pada kegiatan mengukur produk atau pelayanan telah sesuai.
  • Ketika terjadi ketidaksesuaian terhadap produk atau pelayanan, perusahaan memiliki sistem pengendalian.
  • Perusahaan harus memiliki sistem corrective action yang digunakan untuk menganalisa penyebab masalah pada sistem serta melakukan perbaikan terhadap akar penyebab masalah, sehingga masalah yang terjadi tidak akan terulang.
  • Perusahaan harus memeriksa apakah sistem yang telah ditetapkan dapat dijalankan dengan konsisten yang digunakan melalui program audit
  • Perusahaan harus mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan perusahaan.
  • Perusahaan harus melakukan review secara berkala. Review tersebut dilakukan terhadap pencapaian kinerja (sasaran mutu) dan efektifitas sistem manajemen mutu perusahaan.
  • Perusahaan harus memiliki sistem untuk meningkatkan kinerja operational (improvement)
  • Perusahaan harus mengendalikan standar, sehingga hanya standar yang terbaru yang digunakan untuk bekerja
  • Perusahaan harus mengendalikan record, sehingga record mudah dicari, tidak hilang, dan sewaktu-waktu dapat diakses untuk keperluan analisa atau keperluan telusur saat terjadi masalah.

Sehingga dapat disimpulkan ISO 9001 bersifat sukarela, bukan merupakan kewajiban. Namun meskipun bersifat sukarela, karena yang dituntut oleh ISO 9001 adalah bagus maka beberapa perusahaan di indonesia mewajibkan supplier mereka untuk mengikuti standar iso 9001 ini. Guna untuk menjaga perusahaan mendapat pasokan produk atau pelayanan yang baik. Bahkan setiap perusahaan bisa saja menggunakan ISO 9001 ini sebagai acuan meskipun pada dasarnya perusahaan tersebut tidak memerlukan sertifikasi ISO 9001.

Artinya, setiap perusahaan berhak untuk menerapkan sistem ISO 9001 ini di perusahaan mereka, meskipun tanpa adanya tujuan untuk memiliki sertifikat. Jika Anda ingin memiliki sertifikasi ISO 9001 bisa menanyakan langsung kepada Kami.

Call Now Button
× How can I help you?