Biaya Sertifikasi Iso 27001 Yang Perlu Anda Tahu

Biaya Sertifikasi Iso 27001 Yang Perlu Anda Tahu

Apakah Anda mencari informasi mengenai biaya sertifikasi ISO 27001? Taukah Anda bahwa keluarga standar ISO / IEC 27000 membantu organisasi menjaga aset informasi tetap aman? Ya, ISO 27001 menjadi salah satu sertifikasi yang kini banyak digunakan untuk perusahaan di Indonesia. Adanya sertifikasi ini digunakan untuk membantu Anda dalam mengelola keamanan aset seperti informasi keuangan, kekayaan intelektual, rincian karyawan atau informasi yang dipercayakan kepada Anda oleh pihak ketiga.

Seperti halnya standar sistem manajemen ISO pada umumnya, sertifikasi untuk ISO / IEC 27001 adalah mungkin tetapi tidak wajib. Beberapa organisasi yang kini ada di Indonesia memilih untuk menerapkan standar untuk memperoleh manfaat dari praktik terbaik yang dikandungnya. Sementara itu, perusahaan atau organisasi yang lain memutuskan mereka juga ingin mendapatkan sertifikasi untuk meyakinkan pelanggan dan klien. Dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa rekomendasinya telah diikuti.

Penerapan ISO 27001

Bagi perusahaan yang ingin menerapkan sebuah sistem manajemen berbasis ISO terutama ISO 27001, maka perusahaan harus mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan sertifikat ISO. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalah pahaman pada saat deal melakukan perjanjian kontrak dengan badan sertifikasi yang ditunjuk.

Faktor-Faktor Yang Menentukan Biaya Sertifikasi ISO 27001

Untuk mengetahui harga atau biaya yang dibutuhkan untuk sertifikasi ISO 27001 ini, Anda perlu ketahui bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu :

  1. Skope Sertifikasi atau ruang lingkup penerapan sistem manajemen yang akan dilakukan Audit. Misalkan ( kantor, site, workshop, atau yang lainya). Jadi semakin besar lingkup penerapan sistem manajemen biayanya akan berbeda, perusahaan harus menentukan lingkup sertifikasi, sesuai dengan tujuan diperolehnya sertifikasi .
  2. Jumlah karyawan yang ada pada kantor. Sistem manajemen mutu ISO biasanya badan sertifikasi hanya menghitung jumlah karyawan tetap. Namun adapula sistem manajemen lain yang dihitung jumlah keseluruhan karyawan. Semakin banyak karyawan atau divisi semakin banyak proses audit yang harus dilakukan.
  3. Jumlah mandays : waktu audit dan jumlah auditor juga berpengaruh terhadap biaya sertifikasi, harga mandays biasanya sudah ditetapkan dari badan sertifikasi,
  4. Durasi survailance : beberapa badan sertifikasi melakukan surveilance bervariasi ada yang enam bulan sekali dan ada juga yang 1 tahun sekali untuk melakukan peninjauan atau audit ulang,
  5. Lokasi perusahaan : jarak atau lokasi perusahaan yang akan di audit juga berpengaruh terhadap perhituangan biaya bila perusahaan yang akan disertifikasi di luar daerah maka perusahaan harus menanggung biaya akomodasi, dan tiket pesawat untuk auditor, selain itu perusahaan harus menambah mandays untuk perjalanan auditor.

Itulah faktor yang menentukan biaya dari sertifikasi ISO 27001. Bila Anda menginginkan harga yang murah, pada dasarnya ditentukan pula dari bagaimana Anda mengurusnya. Apakah Anda akan mengurus sendiri sertifikasi tersebut, atau mengurus sertifikasi melalui jasa sertifikasi ISO.

Mengurus sertifikasi sendiri mungkin lebih murah, akan tetapi pastinya tenaga yang diperlukan akan lebih banyak. Apabila Anda menginginkan harga yang murah, pilihlah jasa sertifikasi ISO yang tepat. Kami sertifikasi.co membantu Anda pengurusan ISO dengan baik dan cepat dengan biaya yang murah. Kami siap bantu Anda mengurus ISO 27001 dengan baik. Hubungi Kami untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut lainnya.

Biaya Sertifikasi Iso 9001 Terbaru

Biaya Sertifikasi Iso 9001 Terbaru

Penerapan ISO 9001 bagi perusahaan kini menjadi hal yang wajib. Meskipun demikian, banyak sekali perusahaan atau organisasi yang berpikir untuk menerapkan ISO 9001 diperlukan biaya yang cukup tinggi. Karena mereka mengira biaya konsultasi, biaya sertifikasi, biaya penerapan ISO 9001 semua mengeluarkan biaya. Akibatnya, banyak perusahaan yang mengurungkan niatnya untuk menerapkan ISO 9001. Padahal jika ditelisik lebih dalam, pada kenyataannya biaya yang diperlukan tidak terlalu mahal, asalkan Anda mengetahui cara dapatkan biaya yang murah.

Jika sebuah perusahaan menerapkan ISO 9001, maka bisa dilakukan dengan gratis apabila penerapannya bukan untuk sertifikat, tapi untuk efisiensi, untuk meningkatkan kinerja. Akan tetapi, apbila perusahaan hanya sekadar menerapkan ISO 9001 untuk sertifikat, tentu saja itu akan menjadi tambahan biaya.

Baca juga : Manfaat Penerapan ISO 9001

Bagaimana Supaya ISO 9001 Bisa Meningkatkan Kinerja Perusahaan?

Bila sebuah perusahaan melakukan penerapan ISO untuk meningkatkan kinerja perusahaan, maka ada hal yang perlu dilakukan agar ISO 9001 tersebut berfungsi dengan baik. Berikut hal yang perlu dilakukan :

  1. Perusahaan membuat list permasalahan yang terjadi di setiap proses. List permasalahan tersebut kemudian akan menjadi input dalam pengembangan sistem, sehingga sistem pada perusahaan bisa bersifat pencegahan. Dengan berkurangnya permasalahan, tentunya perusahaan mendapatkan keuntungan dari biaya yang turun dan waktu kerja yang lebih efektif.
  2. Perusahaan menetapkan target sasaran mutu secara menyeluruh terhadap semua karakteristik penting yang berdampak pada efisiensi, kualitas, penurunan biaya dan juga target penjualan perusahaan. Sasaran mutu atau target perusahaan tersebut harus lebih baik dari pencapaian tahun sebelumnya.
  3. Perusahaan mengajarkan karyawan untuk menyusun program kerja untuk mencapai target. Perusahaan tersebut perlu menyadari bahwa mencapai target tidak bisa dilakukan dengan hanya mengerjakan rutinitas. Tapi mencapai target harus dicapai melalui perubahan. Oleh karena itu perusahaan perlu mengajarkan karyawan untuk menyusun program kerja perubahan untuk dapat meningkatkan target.
  4. Untuk dapat membuat program kerja yang baik, diperlukan kreativitas dan keterbukaan diri. Jika karyawan merasa bahwa dirinya sudah sempurna, atau merasa bahwa yang dilakukan sekarang sudah maksimal, maka program kerja yang dibuat hanya akan berisi aktifitas rutin atau bahkan berisi program kerja untuk departemen lain. Seolah masalah terjadi karena departemen lain.

Saat program kerja dieksekusi, perusahaan berhasil melakukan improvement, tentunya ada penurunan biaya atau ada profit yang di peroleh oleh perusahaan.

Lalu Berapa Biaya Yang Dibutuhkan Untuk Sertifikasi ISO 9001?

Untuk mendapatkan informasi biaya sertifikasi ISO 9001, Anda perlu ketahui bahwa ada 2 macam biaya, yaitu :

  • Biaya untuk implementasi.
  • Biaya untuk sertifikasi.

Selain itu, Anda perlu ketahui untuk memperhitungkan biaya maka Anda harus memperkirakan faktor utama bagi perusahaan. Berikut 3 faktor yang perlu diperhitungkan :

  1. Ukuran dan kompleksitas organisasi.

Apakah itu sebuah organisasi lokasi tunggal kecil? atau itu sebuah perusahaan besar dengan proses seperti desain, manufaktur, instalasi, pengujian, dll?

  1. Jenis sistem mutu yang saat ini digunakan.

Apakah ia memiliki sistem yang terstruktur dan disiplin di tempat? Adalah sistem didokumentasikan, dan seberapa baik?

  1. Waktu yang staf dan anggota lain dari organisasi yang harus diinvestasikan untuk proyek.

Apakah organisasi akan melaksanakan segala sesuatu dengan anggota saat ini? Apakah akan mempekerjakan seseorang untuk membimbing mereka? Atau, ia akan menyewa konsultan ISO untuk menyelesaikan seluruh proses?

Meskipun pada dasarnya semua biaya sertifikasi tersebut berdasarkan dari jenis perusahaan dan sertifikasinya, akan tetapi secara umum biaya tersebut murah. Anda bisa mengetahui biaya sertifikasi tersebut secara langsung atau dengan melalui biro jasa. Biro jasa ini biasanya akan menerapkan biaya tertentu. Tapi dengan menggunakan biro jasa sertifikasi ISO 9001 dari Kami, maka biaya yang dibutuhkan juga akan lebih murah. Anda cukup menghubungi nomor Kami.

7 Langkah Mudah Untuk Mendapatkan Sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia)

Dalam penjualan produk baik makanan ataupun barang tentulah harus memenuhi sertifikasi standar nasional Indonesia. Dengan adanya SNI maka barang atau makanan yang diperjualbelikan itu telah dianggap memenuhi standar keamanan dan kenyamanan. Sehingga bagi konsumen yang membelinya menjadi tidak ragu akan keamanan dari produk tersebut. Untuk itu, bagi seorang produsen, ada baiknya untuk segera mendaftarkan produknya untuk memperoleh sertifikasi SNI ini.

Untuk mendapatkan sertifikasi SNI tersebut, mungkin bagi sebagian pengusaha, terutama UKM, merasa malas ya. Apalagi harus mengurus sejumlah administrasi ataupun pendaftaran lainnya, kurang praktis dan berbagai persyaratan yang sulit kerap kali menjadi alasan hal tesebut. Namun, karena ini adalah hal yang penting untuk masa mendatang, maka Anda wajib untuk mengurusnya.

Mendaftar dan mendapatkan sertifikasi SNI menjadi hal yang penting, sebab nantinya akan membantu bisnis Anda untuk dapat menembus pasar bebas. Serta nantinya akan mendapatkan angka penjualan dengan cepat. Kualitas produk yang telah diakui dan terbukti aman tentunya akan menjadi nilai tersendiri di mata para konsumen.

Lalu, Produk Apa Sajakah yang Harus disertai Sertifikasi SNI?

Tidak dapat dipungkiri, pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai SNI memang dikatakan masih rendah. Bahkan hanya sebagian yang mengetahui bahwa semua produk yang dijual di Indonesia harus memiliki label SNI. Produk tersebut tidak hanya produk helm, standar SNI juga dikenakan pada berbagai produk seperti tabung LPG, lampu, kabel listrik, pupuk, kopi, teh, kakao, makanan, minuman. Serta berbagai jenis minyak, gula, tepung, produksi besi dan baja, kaca, karet, ban, dan berbagai bahan kontruksi lainnya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Sertikasi SNI ?

Untuk Anda yang akan mengurus sertifikasi SNI ada tujuh langkah mudah yang harus dilakukan. Langkah ini dilakukan untuk mengajukan permohonan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI kepada Lembaga Sertifikasi Produk Pusat Standarisasi (LSPro-Pustan) Departemen Perindustrian (Deperin) seperti yang dipaparkan dalam dokumen LSPro-Pustan/P.19. Berikut adalah 7 langkah mudah mendapatkan sertifikasi SNI :

  1. Mengisi Formulir Permohonan SPPT SNI

Daftar isian permohonan SPPT SNI dilampiri:

  • Fotokopi Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu SNI 19-9001-2001 (ISO 9001:2000) yang dilegalisir. Sertifikasi tersebut diterbitkan Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu (LSSM) yang diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).
  • Apabila produk yang didaftarkan berupa produk impor, maka perlu dilengkapi sertifikat dari LSSM negara asal dan yang telah melakukan Perjanjian Saling Pengakuan (Mutual Recognition Arrangement/MRA) dengan KAN.

Proses pada tahap pertama ini biasanya berlangsung selama satu hari.

  1. Verifikasi Permohonan

Selanjutnya, Anda perlu melakukan verifikasi permohonan. Dalam melakukan verifikassi LSPro-Pustan meliputi : semua persyaratan untuk SPPT SNI, jangkauan lokasi audit, kemampuan memahami bahasa setempat (jika ada kesulitan, perlu penerjemah bahasa setempat untuk audit kesesuaian). Selanjutnya akan terbit biaya (invoice) yang harus dibayar produsen. Proses verifikasi perlu waktu satu hari.

  1. Audit Sistem Manajemen Mutu Produsen

Proses selanjutnya adalah melakukan audit sistem manajemen mutu produsen yaitu :

  • Audit Kecukupan (tinjauan dokumen): Memeriksa kelengkapan dan kecukupan dokumen sistem manajemen mutu produsen terhadap persyaratan SPPT SNI. Bila hasilnya ditemukan ketidaksesuaian kategori mayor maka permohonan harus melakukan koreksi dalam jangka waktu dua bulan. Jika koreksi produsen tidak efektif, permohonan SPPT SNI akan ditolak.
  • Audit Kesesuaian: Memeriksa kesesuaian dan keefektifan penerapan Sistem Manajemen Mutu di lokasi produsen. Bila hasilnya ditemukan ketidaksesuaian, pemohon harus melakukan koreksi dalam jangka waktu dua bulan. Jika tindakan koreksinya tidak efektif, maka LSPro-Pustan Deperin akan melakukan audit ulang. Bila hasil audit ulang tidak memenuhi persyaratan SNI, pemohonan SPPT SNI produsen ditolak.

Proses audit biasanya perlu waktu minimal lima hari.

  1. Pengujian Sampel Produk

Langkah keempat adalah langkah pengujian sampel produk apabila diperlukan. Pengujian dilakukan di laboratorium. Pemohon menjamin akses Tim Asesor dan Petugas Pengambil Contoh (PPC) untuk memperoleh catatan dan dokumen yang berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu. Sebaliknya, LSPro-Pustan Deperin menjamin para petugasnya ahli dibidang tersebut.

Pengujian tersebut dilakukan di laboratorium penguji atau lembaga inspeksi yang tentunya sudah diakreditasi. Jika dilakukan di laboratorium milik produsen, diperlukan saksi saat pengujian. Sampel produk diberi Label Contoh Uji (LCU) dan disagel. Proses ini butuh waktu minimal 20 hari kerja.

  1. Penilaian Sampel Produk

Selanjutnya, laboratorium penguji akan menerbitkan Sertifikasi Hasil Uji. Bila hasil pengujian tidak memenuhi persyaratan SNI, pemohon diminta segera melakukan pengujian ulang. Namun jika hasil uji ulang tak sesuai persyaratan SNI, permohonan SPPT SNI ditolak.

  1. Keputusan Sertifikasi

Seluruh dokumen audit dan hasil uji menjadi bahan rapat panel Tinjauan SPPT SNI LSPro-Pustan Deperin. Proses penyiapan bahan biasanya perlu waktu tujuh hari kerja, sementara rapat panel sehari.

  1. Pemberian SPPT-SNI

Terakhir, LSPro-Pustan akan melakukan  klarifikasi terhadap perusahaan atau produsen yang bersangkutan. Proses klarifikasi ini perlu waktu empat hari kerja. Keputusan pemberian sertifikat oleh Panel Tinjauan SPPT SNI didasarkan pada hasil evaluasi produk yang memenuhi: kelengkapan administrasi (aspek legalitas), ketentuan SNI, dan proses produksi serta sistem manajeman mutu yang diterapkan dapat menjamin konsistensi mutu produk. Jika semua syarat terpenuhi, esoknya LSPro-Pustan Deperin menerbitkan SPPT SNI untuk produk pemohon.

Lalu Berapa Biaya Yang Diperlukan Untuk Pengurusan SNI?

Terkait dengan masalah biaya pengurusan SNI, memang terbilang cukup tinggi. Hal ini telah diatur di dalam Peraturan Pemerintah RI No. 63 tahun 2007 dengan perkiraan biaya sekitar Rp10-40 juta.

Demikian tujuh langkah mudah untuk mendapatkan sertifikasi serta label SNI pada produk yang akan Anda jual di pasaran. Jika Anda akan mengurus SNI dan malas untuk mengurusnya sendiri, Kami siap bantu Anda.

Ini Pentingnya Produk Tersertifikasi SNI bagi Dunia Industri

Didalam dunia industri, produk yang telah tersertifikasi SNI begitu penting untuk kelancaran perdagangan internasional. Hal ini diketahui meningkatnya perdagangan internasional tentu juga barang-barang yang diperjual belikan disini sangat bebas. Semua jenis produk apapun terjual bebas di pasar internasional ini. Dengan persaingan yang cukup ketat, maka produk yang telah memenuhi mutu dan standar Internasional yang akan memenangkan persaingan ini.

Mutu dan standar tersebut memegang peranan yang cukup penting dalam sistem perdagangan. Terdapat 2 (dua) kategori mutu dan standar yang dipersyaratkan yaitu:

  1. Pertama, bahwa produk harus memenuhi spesifikasi standar tertentu;
  2. Kedua bahwa perusahaannya harus memenuhi persyaratan standar sistem manajemen mutu yang diterima secara Internasional.

Apa Yang Dimaksud Kegiatan Sertifikasi Dalam Perdagangan Internasional?

Kegiatan sertifikasi adalah cara untuk menjamin bahwa produk/jasa yang dihasilkan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Serta telah memenuhi dokumen normatif lainnya atau menjamin bahwa suatu perusahaan dalam memproduksi barang/jasanya telah menerapkan persyaratan standar sistem manajemen mutu yang diterima secara Nasional dan Internasional.

Untuk dapat memastikan bahwa produk yang digunakan oleh pelanggan tersebut telah memenuhi persyaratan standar yang ditetapkan. Maka ISO (International Organization for Standardization) menawarkan suatu mekanisme penilaian kesesuaian yaitu sertifikasi produk sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17065:2012.

Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang berlaku di Indonesia harus diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2014 tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian dan Peraturan Pemerintah tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional.

Peningkatan Mutu Produk Dalam Industri Perdagangan

Standardisasi produk barang tentulah sangat penting dalam perdagangan global. Kebijakan ini dilakukan untuk memperketat proses masuk dan keluarganya produk-produk barang dengan tingkat keamanan yang rendah. Misalnya pada produk makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik ataupun produk barang yang lain.

Proses standarasisasi itu sendiri penting, berfungsi untuk membantu menjembatani antara kepentingan konsumen dengan kepentingan pelaku usaha/produsen. Dengan cara menetapkan standar produk yang tepat, tentu sajadapat memenuhi kepentingan dan mencerminkan apresiasi dari kedua belah pihak.

Apaila terdapat barang tidak memenuhi syarat mutu tentu saja dapat menimbulkan kerugian pada konsumen. Terlebih jika produk tersebut berupa makanan atau minuman pastinya dapat membahayakan kesehatan pada konsumen. Oleh karena itu, jika produk tersebut akan memasuki pasar bebas, dibututuhkan adanya kesiapan terhadap produk-produk domestik.

Salah satu cara untuk melindungi produk domestik agar dapat bersaing dari serbuan produk-produk impor adalah memperketat berlakunya standardisasi produk atau adanya penetapan standarisasi produk Indonesia. Standar Nasional Indonesia (SNI) ini diberlakukan dalam rangka untuk menjawab persoalan di atas.

Sertifikasi Produk Dalam Perdagangan

Tujuan utama dari sertifikasi bagi industri adalah industri tersebut ingin menerapkan standarisasi manajemen mutu sesuai dengan standar yang diakui secara Internasional. Sehingga diperoleh keteraturan dalam proses produksi, menghasilkan produk yang memenuhi persyaratan pelanggan, dan memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya bagi industri.

Dengan hal tersebut, maka telah diketahui mengenai fungsi sertifikasi. Adapun fungsinya antara lain :

Sebagai bukti jaminan tertulis terkait: a) penerapan sistem manajemen mutu organisasi dalam memproduksi barang/jasa telah memenuhi persyaratan Internasional (contoh ISO 9000, ISO 14000, HACCP, dll) dan b) penandaan/pelabelan jaminan kualitas produk yang dijual di pasaran sesuai dengan standar persyaratan yang diacu (contoh Sertifikat Penggunaan Penandaan Tanda SNI).

Sehingga dengan adanya penandaan/pelabelan tersebut produk yang diperjualbelikan menjadi terjaga mutu dan kualitasnya. Serta pastinya konsumen terlindungi dari keamanan, bahaya, dan keselamatannya.

Manfaat Sertifikasi SNI

SNI (Standar Nasional Indonesia) adalah standar yang berlaku secara nasional di Indonesia dan ditetapkan oleh BSN (Badan Standardisasi Nasional). Standar Nasional Indonesia tersebut berisi tentang spesifikasi teknis atau sesuatu yang dibakukan termasuk tata cara dan metode. Sertifikasi SNI disusun berdasarkan konsensus semua pihak yang terkait dengan memperhatikan syarat-syarat keselamatan, keamanan, kesehatan lingkungan hidup, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta pastinya juga pengalaman, perkembangan masa kini dan masa yang akan datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya.

Penerapan SNI pada sebuah produk pada dasarnya bersifat sukarela. Namun, SNI juga dapat diberlakukan secara wajib melalui Peraturan Menteri terkait dengan memperhatikan aspek-aspek keselamatan, keamanan, kesehatan masyarakat, pelestarian fungsi lingkungan hidup, moral hazard dan atau pertimbangan ekonomis. Sertifikasi SNI tersebut diberlakukan secara wajib baik terhadap barang dan atau jasa produksi dalam negeri maupun impor yang diperdagangkan dalam wilayah Indonesia. Bukti bahwa produk tersebut telah berstandar SNI atau tidak dapat dilihat dari pencantuman tanda yang biasanya berupa tulisan “SNI” dan dicantumkan pada kemasan produk yang diberikan oleh BSN sebagai pemilik logo SNI.

Manfaat yang didapat dari penerapan SNI produk antara lain:

  • Meningkatkan daya saing industri nasional, menjamin mutu hasil industri, dan menciptakan persaingan usaha yang sehat dan adil. Produk yang telah menggunakan standar SNI diharapkan memiliki mutu yang baik dan konsisten sehingga dapat meningkatkan daya saing dan pemasaran secara global. Penggunaan SNI juga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya karena terjadi optimasi proses produksi.
  • Melindungi konsumen dan meningkatkan kepuasan konsumen. Penerapan SNI wajib pada produk yang berisiko tinggi seperti air minum (AMDK), mainan anak, tabung gas, regulator, dan selang gas bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan konsumen. Sehingga konsumen lebih percaya diri pada saat memilih produk ber-SNI bahwa produknya tersebut aman, dapat diandalkan, dan berkualitas tinggi.
  • Memfasilitasi produsen untuk meningkatkan pasar terhadap produk mereka.

Itulah pentingnya bagi sebuah industri untuk menerapkan sertifikasi pada produk yang mereka produksi. Selain bermanfaat untuk diri sendiri sebagai produsen, pastinya juga akan memberikan manfaat bagi konsumen yang menggunakan produk tersebut.

Wajib Tahu, Pentingnya Sertifikat SNI bagi Produk Kerajinan

Wajib Tahu, Pentingnya Sertifikat SNI bagi Produk Kerajinan

Tahukah Anda bahwa tidak hanya produk makanan saja yang harus memiliki sertifikasi SNI? Ya, jenis produk kerajinan juga perlu memiliki sertifikat SNI. Terutama untuk Anda sebagai pengrajin, wajib bagi Anda untuk mengetahui bagaimana untuk memiliki sertifikat SNI tersebut. Karena dengan memiliki sertifikat SNI pastinya proses akan menjadi lebih mudah dalam penjualan.

Untuk sertifikat produk kerajinan tersebut dikeluarkan langsung oleh Lembaga Sertifikasi Produk Balai Besar Kerajinan dan Batik (LSPro Balai Besar Kerajinan dan Batik ) atau lebih dikenal sebagai LSPro TOEGOE.

Apa Itu LSPro TOGOE?

Perlu diketahui bahwa LSPro TOEGOE merupakan Lembaga Sertifikasi Produk yang telah di Akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor Akreditasi LSPr-025-IDN. Lembaga ini bertugas untuk melaksanakan sertifikasi produk sesuai dengan standar produk yang diakui melalui evaluasi sistem mutu dan penilaian hasil uji.

Tujuan Sertifikasi oleh LSPro TOEGOE

Kegiatan sertifikasi tersebut yang diselenggarakan oleh LSPro BBKB (TOEGOE) bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen dan produsen. Hal tersebut dilakukan agar dapat memperoleh atau menghasilkan produk yang bermutu sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Tanda kesesuaian produk dengan SNI tersebut dapat dicantumkan pada produk atau kemasan yang digunakan. Dengan adanya pemberian tanda SNI ini, maka diharapkan dapat menunjang peningkatan ekspor non migas yaitu melalui peningkatan produk yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui pelayanan yang profesional dan memuaskan.

Tipe Sertifikasi Yang Dikeluarkan Oleh LSPro Toegoe

Ada beberapa tipe untuk sertifikasi yang dikeluarkan oleh LSPro TOEGOE gengs!

  • Skema Tipe 3

Skema Tipe 3 untuk sertifikasi produk perhiasan/perak, alat-alat olahraga, tekstil dan produk tekstil seperti kain batik, tenun dan lain – lain.

  • Skema Tipe 1B

Skema Tipe 1B untuk sertifikasi produk mainan anak dan pakaian bayi yang dimana harus diterapkan secara wajib.

Pentingnya SNI Untuk Produk Kerajinan

Ketika suatu produk kerajinan telah memiliki sertifikasi SNI, maka akan ada beberapa manfaat yang dirasakan yaitu :

  1. Bagi Produsen

Adanya sertifikasi SNI untuk produk kerajinan akan mendorong terciptanya suatu produk dengan standar tertentu. Tentu saja produk tersebut hanya bisa dihasilkan jika proses produksinya memenuhi kriteria tertentu. Nah untuk mencapai hal tersebut, pastinya produsen akan berusaha untuk mencari proses yang efisien dan efektif, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, sampai dengan pengemasan dan distribusi.

Dengan kata lain, produsen tersebut akan terus melakukan inovasi sehingga produk yang dihasilkannya memiliki daya saing yang baik di pasar.

  1. Bagi Konsumen

Adanya SNI juga akan membantu bagi konsumen untuk memilih produk yang berkualitas. Dengan adanya SNI tentu saja membantu bagi konsumen terbebas dari produk yang berbahaya bagi keselamatan hidup, kesehatan, atau pun lingkungan. Selain itu, adanya SNI juga membuat konsumen dapat menikmati barang yang sesuai harga dan kualitasnya. Kemudahan dalam menentukan pilihan produk yang baik dan tidak dapat dilakukan salah satunya dengan memeriksa, apakah produk-produk tersebut memiliki SNI atau tidak.

  1. Bagi Pemerintah

Adanya SNI membuat pasar di dalam negeri menjadi memiliki mekanisme perlindungan dari serbuan barang-barang asing yang tidak diketahui kualitasnya.  Manfaat lain, dengan penerapan SNI yang lebih luas, maka akan tumbuh dinamika ekonomi baru, yaitu para produsen akan berusaha untuk mendapatkan SNI atas produk mereka. Sedangkan di masyarakat akan tumbuh lebih banyak lembaga sertifikasi produk yang juga kredibel untuk menilai dan menguji suatu produk.

Jadi mulai sekarang, sebelum membeli produk tertentu pastikan produk tersebut telah memiliki standar nasional Indonesia. Jika Anda sebagai produsen kerajinan, maka Anda juga perlu mendaftarkan produk Anda untuk memperoleh sertifikasi Nasional Indonesia. Jika kesulitan dalam mengurus sertifikasi SNI, percayakan saja pada Kami.

Wajib Baca ! Manfaat Kepemilikan Sertifikasi SNI Produk

Wajib Baca ! Manfaat Kepemilikan Sertifikasi SNI Produk

Mendaftarkan produk sendiri menjadi produk yang telah tersertifikasi SNI tentu memberikan banyak manfaat. Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan oleh pemilik produk, akan tetapi juga dirasakan bagi pedagang yang menjual produk Anda. Karna dengan memiliki SNI pembeli yang membutuhkan produk tersebut, pastinya semakin yakin untuk membeli produk yang dijual.

Kembali lagi pada manfaat yang dirasakan oleh produsen produk, keuntungan yang didapatkan tentu saja lebih banyak.

Apa Saja Manfaat Yang Dirasakan Ketika Produk Telah Tersertifikasi SNI?

Berikut manfaat yang dirasakan apbila produk telah mendapatkan sertifikasi SNI :

  • Merupakan sebuah jaminan dari lembaga independen bahwa produk dihasilkan melalui sebuah sistem pengujian, pengendalian dan pengawasan yang efektif.
  • Konsumen akan mendapat kepastian bahwa produk telah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
  • Khusus produk-produk yang diwajibkan, tanda sertifikasi menunjukkan bahwa produk telah memenuhi ketentuan keselamatan.
  • Produk tersertifikasi terlindungi dari kompetisi dengan produk yang tidak memenuhi standar.
  • Tanda sertifikasi pada produk merupakan alat pemasaran yang ampuh.
  • Tanda sertifikasi dapat meningkatkan reputasi produsen yang selanjutnya akan berakibat pada perluasan pasar.
  • Meningkatkan efisiensi melalui penerapan sistem mutu yang efektif.

Itulah manfaat yang dirasakan ketika produk telah tersertifikasi SNI. Mungkin ini hal yang sepele, tetapi ada tidaknya sertifikasi SNI tentu berpengaruh besar pada kelancaran produksi. Untuk itu, penting sekali bagi Anda yang memproduksi produk terentu segera melakukan sertifikasi SNI pada produk Anda.

Wajib Baca : Cara Mudah Dapatkan Sertifikasi ISO 45001

Jika Anda belum memenuhi standar SNI dan Anda ingin mendaftarkan sertifikasi SNI, Kami siap bantu Anda untuk mengurus sertifikasi SNI produk Anda. Kami adalah sertifikasi.co yang telah berpengalaman dalam bidang ini. Kami siap bantu dengan proses yang cepat dan hasil lebih maksimal. Jadi, buat Anda yang membutuhkan sertifikasi SNI, segera konsultasikan kepada tim Kami. Kami akan bantu Anda dari mulai proses awal pengumpulan dokumen hingga produk telah tersertifikasi SNI resmi.

Hubungi Kami segera untuk proses sertifikasi SNI yang lebih cepat ! Kami akan bantu anda mengurus sertifikasi SNI produk anda. Terutama untuk anda yang berada di jabodetabek.

Jasa Pengurusan SNI Proses Cepat Dan Biaya Murah

Jasa Pengurusan SNI Proses Cepat Dan Biaya Murah

Anda yang merasa perusahaan telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001-2008 namun Anda memiliki kendala produk Anda belum memiliki dapat mengurus SNI wajib. Kami akan bantu Anda dengan mengurus Standar Nasional Indonesia (SNI) tersebut. Kami akan membantu pengurusannya dari mulai pengurusan dokumen sebagai persyaratan hingga proses yang selesai dilakukan.

Layanan Jasa Pengurusan SNI

Adapun bagi Anda perusahaan yang berencana akan mengurus SNI namun Anda bingung bagaimana pengurusannya. Kami sebagai jasa sertifikasi akan melakukan pengurusan SNI meliputi :

Konsultasi dan bimbingan untuk mempelajari, mengkaji dan merivisi klausul klausul ISO 9001-2008 yang telah diterapkan. Guna menyesuaikan dengan tambahan acuan yaitu Peraturan Menteri dan Juknis Dirjen dilingkungan Kementerian Perindustrian tentang penetapan SNI Wajib.

  1. Konsultasi untuk melengkapi persyaratan pengendalian mutu ( laboratorium )
  2. Membantu penyiapan administrasi dan pendaftaran be
  • Pembekasan pendaftaran SPPT SNI
  • Melaksanakan Pendaftaran
  • Konfirmasi pelaksanaan audit dan pengambilan contoh,
  1. Pendampingan pelaksanaan audit dan pengambilan contoh uji.
  2. Penyelesaian temuan audit,
  3. Pengurusan contoh uji ke laboratorium uji terakreditasi dan ditunjuk Menteri perindustrian.
  4. Membantu penyiapan kerjasama penggunaan logo SNI
  5. Menerima dan menyerahkan SPPT SNI

Pentingnya Penerapan Standar Nasional Indonesia

Adanya jasa pengurusan SNI tentu saja untuk membantu bagi Anda yang merasa kesulitan untuk medapatkan SNI tersebut. Sebab diketahui, produk apapun yang beredar di wilayah hukum Indonesia maka wajib untuk memiliki SNI. Jika sebuah perusahaan memproduksi sebuah produk namun produk tersebut tidak memenuhi standar SNI tentu akan diragukan. Maka, apabila Anda memiliki produk, dan Anda kesulitan dalam mengurus SNI mempercayakan kepada jasa sertifikasi SNI adalah pilihan yang tepat.

Apa itu SNI?

SNI adalah Sertifikasi Kelayakan Produk yang akan dijual di Indonesia. Tujuan dari sertifikasi SNI sendiri juga sebagai proteksi untuk produk yang akan masuk ke Indonesia. Baik untuk produk lokal maupun produk import, wajib untuk terdaftar sebagai produk yang telah berstandar Indonesia.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa dalam Pengurusan Sertifikasi SNI adalah dokumen, dalam hal ini sudah melakukan implementasi ISO 9001. Manfaat dari SNI adalah bahwa produk tersebut mempunyai standart dan aman digunakan dengan batas-batas tertentu.

Apa Saja Produk Yang Harus Sesuai Standar SNI?

Semua produk harus yang dijual di Indonesia wajib untuk memiliki standar Indonesia. Misal produk mainan anak, dipastikan bahwa material seperti cat, aman apabila terkena kulit, tidak menimbulkan kontaminasi dan sebagainya. Atau produk lain seperti tangki air, ukuran semuanya baik ketebalan dan volume sesuai standart dan KONSUMEN tidak MERASA DIRUGIKAN.

Anda pasti ingin produk yang Anda jual sudah memenuhi standar Indonesia bukan? Jika demikian, maka segera konsultasikan saja kepada Kami. Kami sertifikasi siap membantu Anda untuk mengurus keperluan SNI tersebut. Khususnya bagi Anda yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.

Ini Loh Perbedaan Ohsas 18001 Dengan Iso 45001

Anda pasti pernah dengar tentang ISO 45001 bukan? Ya, pada tanggal 12 Maret 201  International Organization for Standardization (ISO) telah menerbitkan standar international terbaru yaitu ISO 45001 yang menggantikan OHSAS 18001. Sebenarnya proses dari DIS (Draft International Standard) menuju ke FDIS (Final Draft International Standard) terhambat di bulan November 2015, karena belum adanya kata sepakat diantara Technical Committee di ISO.

Akan tetapi pada kesimpulannya acuan penyusunan ISO 45001 memang salah satunya menggunakan OHSAS 18001. Isi dari standar ISO 45001 tersebut tidak berbeda jauh dengan OHSAS 18001. Boleh dibilang semua elemen yang ada di dalam OHSAS 18001 juga terdapat dalam ISO 45001.

Apa Yang Harus Dilakukan Perusahaan?

  • Pengguna OHSAS 18001

Organisasi yang telah bersertifikat OHSAS 18001, direkomendasikan untuk berkomunikasi dengan Lembaga Sertifikasi (Certification Body) guna membahas program upgrading sistem OHSAS 18001 menjadi ISO 45001.

Organisasi yang saat ini dalam proses sertifikasi OHSAS 18001, disarankan untuk mengubah programnya dan menggunakan ISO 45001. Akan tetapi, jika saat ini proses OHSAS 18001 tersebut hampir selesai, maka disarankan untuk menyelesaikan proses sertifikasi OHSAS 18001 terlebih dahulu. Kemudian membuat rencana program upgrading menuju ISO 45001.

Pada proses upgrading, maka Anda perlu melakukan gap analysis yang meliputi :

  • Identifikasi proses manakah dari sistem manajemen yang perlu disesuaikan, baik secara dokumentasi maupun implementasi.
  • Pelatihan apa saja yang perlu dilakukan.
  • Jadwal rencana implementasi yang spesifik.

Akan tetapi untuk pengguna baru yang belum pernah menerapkan Sistem Manajemen K3 apapun, disarankan agar langsung menerapkan sistem ISO 45001.

Apa perbedaan utama antara OHSAS 18001 vs ISO 45001?

Menelaah lebih jauh lagi, antara OHSAS 18001 dan ISO 45001 ini terdapat beberapa perbedaan. Yang menjadi perbedaan utama adalah ISO 45001 mengadopsi High Level Structure (struktur tingkat tinggi) yang terdiri dari 10 klausul yang bertujuan untuk memudahkan integrasi dengan sistem manajemen lainnya.

Karena  ISO 45001 ini mengadopsi High Level Structure, maka ISO 45001 juga menerapkan “Organization and Context”. Sebelum melakukan penyusunan SMK3, sebuah organisasi juga harus mempertimbangkan isu internal dan eksternal, kebutuhan dan harapan dari pihak-pihak yang berkepentingan (seperti pemerintah, customer, supplier, karyawan, shareholder dan masyarakat atau komunitas sekitar).

Disamping itu, didalam High Level Structure juga terdapat peran kepemimpinan (leadership) yang baik. ISO 45001 menuntut integrasi aspek K3 kedalam sistem manajemen perusahaan untuk dapat mendorong Top Manajemen memiliki peran kepemimpinan yang kuat terhadap SMK3. Sedangkan dalam OHSAS 18001, tanggung jawab K3 di delegasikan kepada manajer K3. Lebih tepatnya perbedaan yang dimiliki oleh ISO 45001 dan OHSAS 18001 adalah :

  • Didalam ISO 45001, organisasi juga dipersyaratkan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko dan peluang K3 lainnya yang berkaitan dengan keberlangsungan organisasi. Sedangkan didalam OHSAS 18001 hanya mempertimbangkan risiko K3 saja.
  • ISO 45001 lebih menekankan dan mendorong partisipasi serta kontribusi pekerja dalam menyusun SMK3. Sedangkan OHSAS 18001 tidak menerangkan secara jelas tentang partisipasi pekerja dalam SMK3.
  • ISO 45001 menuntuk pemasok barang dan jasa untuk memenuhi persyaratan K3, karena pemasok barang dan jasa merupakan bagian yang mempengaruhi kinerja organisasi K3. Sedangkan OHSAS 18001 tidak spesifik menuntut ini.
  • ISO 45001 bersifat dinamis pada semua klausul dan menggunakan pendekatan proses. Sedangkan OHSAS 18001 lebih berdasarkan prosedur sehingga tidak dinamis.

Nah itulah perbedaan ISO 45001 dan OHSAS 18001. Semoga bermanfaat.

Ini Alasan Mengapa Perusahaan Anda Butuh ISO 45001

Ini Alasan Mengapa Perusahaan Anda Butuh ISO 45001

Di Indonesia, sudah banyak perusahaan yang menerapkan sertifikasi ISO 45001 di perusahaan mereka. Bukan tanpa alasan, ISO 45001 yang merupakan Standar Internasional pertama untuk kesehatan dan keselamatan kerja yang ditulis oleh ISO merupakan hal yang penting. Anda mungkin juga telah mempertimbangkan untuk menerapkan dan mendapatkan sertifikasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan organisasi yang vital bagi perusahaan Anda yang semakin sukses.

Tapi,

  • Apakah Sertifikat Dan Hasil Implementasi Tersebut Akan Sepadan Dengan Usaha Anda?
  • Siapa Yang Membutuhkan Dan Akan Mendapat Manfaat Dari ISO 45001?
  • Apakah Bisnis Kecil Membutuhkan ISO 45001?

Fitur utama yang terdapat dalam ISO 45001 adalah standar ini tidak peduli seberapa besar ukuran organisasi Anda. Karena tujuan dari ISO 45001 adalah untuk mengurangi cedera dan penyakit di tempat kerja secara global. Sehingga, berapapun ukuran perusahaan dapat mengambil manfaat dari pendekatan proaktif yang diuraikan dalam ISO 45001

Apakah Ini Menunjukkan Bahwa Sertifikasi Merupakan Hal Penting Bagi Perusahaan Anda ?

Sistem manajemen ISO ini dirancang untuk membantu organisasi dalam menciptakan dan menegakkan praktik terbaik. Akan tetapi, untuk mendukung kepatuhan penuh dan menunjukkan keandalan yang sempurna kepada pihak eksternal, tentu saja sertifikasi adalah hal yang mutlak. Hanya dengan mengikuti standar tidak cukup saja tentu untuk membuktikan kepada pihak eksternal bahwa Anda telah memenuhi persyaratan standar manajemen kesehatan dan keselamatan kerja.

Akan tetapi, aanda juga harus mempertahankan sertifikasi aktif. Sertifikasi ISO 45001 akan memungkinkan pihak lain mempercayai Anda untuk bertindak berdasarkan praktik terbaik kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Nantinya setelah tersertifikasi, Anda juga dapat mengiklankan sertifikasi Anda kepada klien dan karyawan di masa mendatang. Sehingga dapat memberikan mereka kepercayaan tambahan pada kemampuan Anda.

Apakah Perusahaan Anda Ingin Meningkatkan Kinerja?

Pertanyaan ini seringkali ditanyakan bagi perusahaan di Indonesia. Nah jawabannya, dengan melalui sertifikasi ISO 45001, maka perusahaan Anda akan mendapat manfaat dari panduan terstruktur. Selangkah demi selangkah, juga akan meningkatkan kinerja organisasi Anda. Tujuan  dari audit ISO juga tidak hanya untuk menemukan ketidaksesuaian, akan tetapi mereka secara aktif berusaha untuk meningkatkan efisiensi. Tujuan akhirnya adalah untuk membuat organisasi Anda lebih produktif, meningkatkan kinerja, dan memuaskan laba Anda.

Apakah Perlindungan Karyawan Penting Bagi Anda?

Karyawan adalah bagian dari perusahaan Anda. Dengan adanya standar yang ditetapkan oleh manajemen ISO 45001 maka memungkinkan pemilik perusahaan untuk menentukan persyaratan apa yang perlu dicapai yang dilakukan untuk menyediakan lingkungan yang aman dan andal bagi pekerja dan kontraktor mereka. Jika ISO 45001 tersebut diterapkan, maka sertifikasi yang diberikan oleh perusahaan akan menyediakan bukti bahwa perusahaan telah aman bagi tenaga kerja. Baik untuk internal maupun pihak luar.

Integrasi yang lebih jauh lagi, standar ISO 45001 juga bisa dijadikan sebagai persyaratan bagi pemasok, kontraktor, dll yaitu untuk melakukan bisnis. Seperti ISO 9001, perusahaan-perusahaan yang ada mungkin akan menuntut kepatuhan Anda terhadap ISO 45001 untuk memastikan organisasi Anda telah memperlakukan karyawan sesuai persyaratan standar.

Apakah Perusahaan Anda Berfokus Untuk Meningkatkan Produktivitas?

Dengan adanya pelaksanaan manajemen ISO 45001 maka akan membantu mengurangi kemungkinan kerusakan dan penyakit di tempat kerja. Proses ini melalui pendekatan proaktif terhadap kesehatan dan keselamatan organisasi. Dengan bersikap proaktif, perusahaan juga dapat meningkatkan produktivitasnya. Adanya sertifikasi ISO 45001, maka perusahaan dapat membuktikan bahwa mereka telah mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk melindungi para pekerja, menghilangkan praktek-praktek yang tidak efisien, dan langkah-langkah serta panduan proaktif. Sehingga para karyawan akan dapat memberikan hasil yang lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat adanya sistem yang efektif.

Apakah Anda Ingin Membuktikan Komitmen Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Karyawan?

Apabila perusahaan telah memperoleh sertifikasi ISO 45001, maka dapat menunjukkan perhatian perusahaan terhadap pekerja mereka dan keselamatan mereka. Ini merupakan aspek yang sangat penting untuk banyak industri, terutama jika pekerjaan melibatkan tantangan fisik yang besar. Misalnya saja untuk industri kilang minyak, pabrik, gudang, dll. Maka perusahaan perlu berhati-hati untuk menerapkan solusi yang efektif untuk keselamatan pekerja. Juga harus memastikan walaupun pekerjaan memiliki risiko bahaya, langkah yang diperlukan telah dan sedang diambil untuk membuat tempat kerja seaman mungkin bagi karyawan dan kontraktor.

Sertifikasi ISO 45001 tersebut tidak dapat dibantah, ini membuktikan perusahaan Anda peduli dan memperhatikan karyawan, dan semua tindakan pencegahan telah diambil untuk memastikan keselamatan mereka.

Apakah Anda Ingin Mengurangi Premi Asuransi Pekerja?

Dengan penerapan ISO 45001 dan sertifikasi, maka perusahaan dapat mengurangi premi asuransi. Dengan mempertahankan sistem proaktif untuk mengurangi lingkungan berbahaya di tempat kerja, tentunya biaya asuransi yang diperlukan juga akan berkurang. Sehingga memungkinkan perusahaan Anda untuk terus berjalan seperti biasa, tetapi mengurangi biaya yang terkait dengan asuransi.

Penerapan sertifikasi ISO 45001 tentunya juga memiliki beberapa manfaat lain termasuk perubahan budaya di tempat kerja & kepuasan kerja karyawan, pengetahuan, dan partisipasi. Fokus ISO 45001 pada partisipasi karyawan, konteks organisasi dan kepemimpinan menunjukkan peran yang dimainkan oleh karyawan sejajar dengan tingkat  manajemen dalam mengembangkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja .

Apakah Perusahaan Anda Membutuhkan Iso 45001?

Keputusan perusahaan untuk dapat menerapkan sertifikat ISO 45001 tersebut bergantung pada banyak faktor. Sebagai pengambil keputusan di organisasi, ini adalah keputusan Anda. Namun, penting untuk dicatat, bahwa organisasi yang ingin bekerja secara internasional atau yang ingin menunjukkan kepatuhan dengan standar global Kesehatan dan Keselamatan di tempat kerja tentu perlu untuk menerapkan sertifikasi ISO 45001 ini.

Jika perusahaan Anda akan menerapkan sertifikasi ISO 45001 namun Anda bermasalah dan tidak bisa mengurus sertifikasi sendiri, Anda bisa mempercayakan kepada Kami. Kami akan bantu Anda untuk mengurus sertifikasi ISO 45001 ini.

Begini Cara Mudah Mendapatkan Sertifikasi ISO 45001

Begini Cara Mudah Mendapatkan Sertifikasi ISO 45001

Sertifikasi ISO 45001 menjadi sertifikasi yang cukup penting untuk organisasi. Tidak dapat diragukan lagi, memang penerapan sertifikasi ini dapat memberikan banyak manfaat bagi organisasi. Di Indonesia sendiri, jumlah organisasi yang telah menerapkan OHSAS 18001 (Pendahulu dari ISO 45001) memang sudah banyak. Diperkirakan setiap bulannya juga akan menambah yang baru.

Bukan tanpa alasan, penerapan sertifikasi ISO nyatanya memang memberikan banyak manfaat.

Apa Manfaat Penerapan ISO 45001 ini?

Berikut manfaat yang dirasakan :

  • Dapat meningkatkan citra dan kredibilitas

Dengan meyakinkan pelanggan bahwa Anda memiliki komitmen untuk membangun dan memelihara sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Maka Anda dapat meningkatkan citra dan pangsa pasar Anda yaitu dengan mengurangi jumlah insiden kesehatan dan keselamatan kerja (OHSAS) di tempat kerja dan mengirim pesan yang jelas bahwa organisasi Anda mengurus para karyawan.

  • Meningkatkan kontrol biaya

Perbaikan yang dicari oleh semua organisasi adalah pengurangan biaya. Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHSMS) dapat membantu hal ini. Cara yang dilakukan yaitu dengan mengurangi biaya asuransi dan meminimalisir insiden kesehatan dan keselamatan kerja yang dapat menyebabkan tuntutan hukum dan penurunan citra organisasi.

  • Pengambilan keputusan berbasis bukti

Dengan memastikan bahwa Anda menggunakan data yang akurat untuk membuat keputusan, maka Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dan mengurangi risiko upaya yang gagal. Dengan menggunakan data untuk melacak kemajuan, Anda juga dapat menerapkan inisiatif perbaikan yang dapat menghemat biaya dan waktu.

  • Menciptakan Budaya Perbaikan Berkelanjutan

Dengan peningkatan berkelanjutan, maka Anda dapat bekerja menuju proses yang lebih baik serta mengurangi bahaya kesehatan dan keselamatan kerja dengan cara yang sistematis. Ketika budaya perbaikan diciptakan, orang selalu mencari cara untuk membuat proses mereka lebih baik, yang membuat pemeliharaan OHSMS lebih mudah.

  • Melibatkan orang-orang (karyawan)

Jika harus memilih antara bekerja untuk perusahaan yang menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja atau yang tidak, kebanyakan orang akan memilih pilihan pertama. Dengan melibatkan karyawan dalam penerapan manajemen kesehatan dan keselamatan kerja, Anda dapat meningkatkan fokus dan retensi mereka.

Lebih lengkap baca : Manfaat ISO 45001 untuk Perusahaan

Apakah Ada Manfaat Lain Dari Transisi Dari OHSAS 18001 Ke ISO 45001?

Ada, berikut manfaat yang dirasakan :

  • Kejelasan lebih lanjut tentang masalah OHSMS
  • Meningkatkan keterlibatan kepemimpinan dan partisipasi pekerja di OHSMS
  • Pemikiran berbasis risiko untuk OHSMS
  • Penyelarasan kebijakan dan tujuan Kesehatan dan Keselamatan Kerjadengan arah strategis organisasi
  • Integrasi OHSMS ke dalam proses bisnis organisasi
  • Bahasa yang disederhanakan, struktur umum dan istilah.

Lalu, Apa Langkah-Langkah Praktis Untuk Menjadi Organisasi Yang Bersertifikat ISO 45001 ?

Untuk mendapatkan sertifikasi ISO 45001, maka perusahaan Anda perlu menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja sesuai dengan persyaratan ISO 45001. Setelah sistem tersebut berjalan, perusahaan dapat menggunakan jasa badan sertifikasi untuk melakukan audit sertifikasi. Hal ini bertujuan untuk menentukan apakah organisasi telah mematuhi standar atau tidak. Setelah audit berhasil, maka mereka akan memberikan sertifikat yang membuktikan kepatuhan organisasi terhadap persyaratan standar.

Menerapkan standar ISO 45001 di perusahaan adalah tugas yang menantang. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mendapatkan dukungan manajemen untuk upaya tersebut. Dengan keikutsertaan manajemen puncak, maka Anda dapat mulai mengidentifikasi persyaratan hukum mengenai kesehatan dan keselamatan kerja, menentukan ruang lingkup, kebijakan dan sasaran, mengidentifikasi risiko, peluang dan bahaya serta menentukan pengendalian operasional.

Langkah Wajib Untuk Menyelesaikan Implementasi Dan Mendapatkan Sertifikasi Perusahaan Anda

Mendokumentasikan dan menerapkan OHSMS saja belum cukup untuk sertifikasi. Tapi Anda juga harus yakin bahwa kegiatan tersebut telah efektif dan sesuai dengan standar. Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk sertifikasi ISO adalah :

  1. Audit internal – Tujuan audit internal adalah untuk menentukan tingkat kepatuhan OHSMS Anda dengan persyaratan standar. Selama audit, auditor internal akan meninjau dokumen, catatan, dan proses untuk mengidentifikasi kelemahan dan memberikan informasi tentang ketidaksesuaian.
  2. Tinjauan manajemen – Ini adalah tinjauan terakhir atas efektivitas OHSMS Anda, manajemen puncak perlu meninjau informasi tentang kinerja, hasil audit internal, pencapaian tujuan dan perubahan dalam konteks organisasi. Semua informasi ini akan memungkinkan manajemen puncak untuk membuat keputusan tentang cara meningkatkan OHSMS yang ada.
  3. Tindakan korektif – Baik audit internal dan tinjauan manajemen memberi Anda informasi tentang apa yang perlu diubah, diperbaiki, dan ditingkatkan. Tindakan korektif ini adalah alat terbaik untuk menangani ketidaksesuaian. Tindakan korektif dilakukan untuk mencapai kepatuhan penuh dengan standar.

Proses sertifikasi organisasi dibagi menjadi dua tahap:

  1. Tahap Satu (tinjauan dokumentasi). Ini adalah tahap awal audit; auditor akan meninjau dokumen OHSMS Anda untuk mengenal organisasi Anda dan prosesnya sebelum audit utama serta untuk memastikan dokumen Anda sesuai dengan persyaratan ISO 45001.
  2. Tahap Dua (audit utama). Audit utama adalah bagian terpenting dari audit sertifikasi. Selama fase ini, auditor sertifikasi akan melakukan wawancara dengan manajemen puncak dan karyawan serta mengamati proses Anda. Tujuan mereka adalah untuk menentukan kepatuhan OHSMS Anda, tidak hanya terhadap persyaratan standar, tetapi juga terhadap konten dokumen Anda yang telah diperiksa selama tahap pertama.

Nah itulah proses yang perlu dilalui oleh perusahaan apabila ingin mendapatkan sertifikasi ISO 45001. Jika ada hal yang perlu dikonsultasikan, Anda bisa mengkonsultasikannya kepada Kami.