Memaknai Sistem Pencegahan dalam ISO 9001:2015

Memaknai Sistem Pencegahan dalam ISO 9001:2015

Dijaman seperti sekarang ini, melakukan tindakan perubahan adalah suatu tindakan yang sudah terlambat. Hadirnya ISO 9001:2015 mengajak perusahaan di seluruh Indonesia untuk LEBIH FOKUS terhadap tindakan pencegahan daripada perbaikan. Karena dengan adanya sistem pencegahan maka perusahaan diharapkan untuk tidak melakukan tindakan setelah ada masalah. Fungsi dari sistem ini adalah untu meminimalisir terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh perusahaan.

Bagaimana Menerapkan Sistem Pencegahan?

Menerapkan sistem pencegahan dapat dilakukan pada saat perencanaan. Artinya ketika melakukan perencanaan, maka sebuah perusahaan harus melakukan identifikasi “POTENSI MASALAH” yang akan terjadi saat eksekusi dan resiko peluang yang terjadi di kemudian hari. Setelah dilakukan perencanaan, kemudian perusahaan melakukan tindakan mitigasi yang diintegrasikan ke dalam sistem manajemen mutu.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan mengidentifikasi adanya perubahan eksternal dalam hal pemerintah yang sekarang ini mulai tegas dalam menerapkan peraturan. Mengacu pada adanya perubahan tersebut, maka Perusahaan diwajibkan untuk mulai berbenah dan disiplin dalam mengikuti peraturan pemerintah yaitu untuk menghindari resiko dikenakan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan.

Langkah-Langkah Pencegahan dalam ISO

Untuk lebih dapat dipahami oleh Anda, berikut adalah ulasan penting mengenai pencegahan di dalam ISO 9001 :

  1. Selum perusahaan menyusun sistem, maka perusahaan tersebut perlu untuk melakukan identifikasi. Adapun identifikasi yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut :
  • Isu internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi operasional dan strategi perusahaan kedepan (pasal 4.1)
  • Harapan dan tuntutan dari pihak yang terkait dengan perusahaan (pasal 4.2)

Hasil identifikasi tersebut yang kemudian akan dijadikan sebagai masukan untuk pengembangan Sistem Manajemen Mutu. Misalnya isu LARTAS (Larangan Terbatas) impor beberapa material baja yang mulai diberlakukan oleh pemerintah tahun 2017. Perubahan-perubahan ini dapat menjadi resiko negatif bagi perusahaan yang sebelumnya merasakan kemudahan dalam melakukan import namun juga memberikan efek positif bagi perusahaan yang merupakan industri lokal.

Aplikasi pasal ini perlu diadopsi ke dalam prosedur prosedur business plan.

  1. Dalam melakukan perencanaan, sebuah perusahaan juga perlu melakukan identifikasi risiko dan peluang serta melakukan suatu tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang (pasal 6.1). Tindakan harus diintegrasikan ke dalam Sistem Manajemen Mutu (SMM) perusahaan.

Sebagai contoh : Resiko berbisnis dengan pelanggan yang kemudian terjadi ketidakmampuan untuk melakukan pembayaran, dapat diintegrasikan ke dalam prosedur penjualan. Prosedur penjualan tersebut akan mengatur evaluasi kondite pelanggan. Jika pelanggan ketika melakukan pembelian diragukan, maka perusahaan dapat menerapkan sistem pembayaran dimuka.

  1. ISO 9001:2015 juga menyadari bahwa perubahan pada perusahaan tersebut memiliki risiko positif maupun negative. Oleh karenanya ISO 9001:2015 menambahkan perlunya perusahaan untuk memiliki program untuk mengatur perubahan yang terjadi di perusahaan (pasal 6.3).

Sebagai contoh perubahan struktur organisasi. Perusahaan perlu memiliki program kerja untuk mengelola perubahan struktur organisasi sehingga dapat berjalan dengan sukses.

Nah dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa ISO 9001 memang sangat menaru perhatian khusus pada program pencegahan. Fail to Plan, Plan To Fail (gagal dalam merencanakan artinya kita sudah merencanakan untuk gagal), menjadi suatu dasar pola pikir mengenai pentingnya suatu perencanaan.

Sentral Sistem juga menekankan pentingnya perencanaan dengan mengubah konsep PDCA menjadi PCADCA, Plan-Check-Action-Do-Check-Action. Yaitu untuk menekankan pentingnya pencegahan dengan melakukan evaluasi terhadap perencanaan untuk menjadi suatu perencanaan yang terbaik.

Jika Anda memiliki kendala dalam menerapkan sistem ISO 9001 maka Anda bisa mengkonsultasikannya kepada Kami. Kami juga siap membantu anda untuk pengurusan sertifikasi iso 9001:2015 ini.

Cara Melakukan Pemantauan dan Pengukuran Sumber Daya dalam ISO 9001:2015

Cara Melakukan Pemantauan dan Pengukuran Sumber Daya dalam ISO 9001:2015

Pada training ISO 9001:2015 yang telah diselenggarakan oleh lembaga ISO, banyak sekali perusahan yang menanyakan bagaimana melakukan pemantauan dan pengukuran SDM. Khususnya dalam ISO 9001:2015 klausul 7.1.5. Jika Anda juga menanyakan hal tersebut, maka Anda datang di tempat yang tepat karena Kami akan berbagi sedikit informasi mengenai cara melakukan pemantaan dan pengukuran sumber daya manusia.

Anda perlu ketahui bahwa dalam klausul 7.1.5, ISO 9001:2015 memberikan persyaratan bahwa sumber daya yang diperlukan untuk pemantauan dan pengukuran harus berseedia dan sesuai jenis yang dilakukan. Sumber daya yang dimaksud didalam klausul tersebut meliputi manusia, infrastruktur dan lingkungan. Apabila sumber daya tersebut akan dilakukan pemantauan dan pengukurannya, maka harus dipastikan validasinya.

Pengukuran produk tersebut dapat berupa variable atau attribute. Pengukuran produk di manufaktur sama dengan inspeksi produk menggunakan alat ukur (variable) atau inspeksi dengan visual (attribute). Untuk lebih jelasnya sebagai gambaran untuk Anda berikut adalah sumber daya harus valid saat digunakan untuk pengukuran dan pemantauan yaitu :

  1. Infrastruktur : alat ukur dikalibrasi
  2. Manusia : inspektor harus kompeten
  3. Lingkungan : pencahayaan yang memadai, kelembapan udara yang tepar, dsb.

Untuk memastikan validitas sumber daya yang digunakan, maka Anda perlu memahami apa penyebab-penyebab yang membuat pengukuran kurang akurat (penyebab variasi pengukuran).

Metode Untuk Mengukur Validasi

Untuk mengukur validasi tersebut, maka bisa menggunakan beberapa metode. Metode yang dapat dipela adalah SWIPE (Standard, Workpiece, Instrument, Personal, Environment).

  1. Standard: metode yang digunakan
  2. Workpiece: Produk yang diukur, sifat produk yang diukur menimbulkan kesulitan yang berbeda. Ada produk yang mudah pecah, bentuknya tidak rata, permukaan yang elastic, dll
  3. Instrument: Kemampuan alat ukur, alat ukur dikalibrasi
  4. Person: Kemampuan inspector
  5. Environment: Keadaan lingkungan yang berpengaruh

Validasi sumber daya yang digunakan tersebut dapat dilakukan dengan konsep MSA (Measurement Systems Analysis). Pengukuran produk yang valid itu apabila Anda mendapatkan hasil pengukuran yang selalu benar. Dapat dipastikan bahwa hasil pengukuran oleh inspector, oleh siapapun dan kapanpun maka selalu benar. Namun Anda perlu memahami beberapa langkah berikut ini sebelum menggunakan konsep MSA  agar Anda tidak salah dalam menggunakannya :

  1. Buat metode pengukuran berupa Instruksi Kerja Pengukuran
  2. Atur pencahayaan yang memadai
  3. Kendalikan kelembapan area pengukuran sesuai dengan karakteristik produk dan alat ukur
  4. Gunakan alat ukur yang sudah terkalibrasi dan layak digunakan. Pilih alat ukur yang mempunyai tingkat ketelitian 10% dari spesifikasi produk.
  5. Tetapkan standar kompetensi personal inspector

Cara Menguji Valid Dan Tidaknya Sumber Daya

Setelah melakukan langkah MSA daiatas, selanjutnya adalah Anda melakukan pengujian untuk mengukur apakah sumber daya yang digunakan sudah valid atau belum dengan cara di bawah ini:

1.Pengujian Visual

Melakukan pengujian dengan cara mengalirkan barang NG (Not Good) dan yang good secara acak. Adapun untuk barang NG atau not good yang digunakan adalah barang yang nyaris OK dengan jumlah sampel sebanyak 25 buah. Jika inspector dapat menangkap semua secara benar 90% – 100% sumber daya akan dianggap valid. Pelaksanaannya dapat  dilakukan di area inspeksi yang sebenarnya sehingga faktor lingkungan terwakili.

2. Pengujian Dengan Alat Ukur

Pengujian selanjutnya adalah dengan pengujian per jenis alat ukur yaitu dengan cara mengukur master product yakni produk yang sudah diketahui ukuran benarnya. Pengukuran tersebut dilakukan sebanyak 15 kali yang kemudian dievaluasi bias pengukurannya. Saat melakukan pengukuran sebaiknya angka pengukuran ditutup untuk menghindari kesalahan inspector mencari nilai yang sebelumnya atau nilai standar produk. Jika tidak, maka inspector akan mencari nilai yang selalu sama dengan nilai sebelumnya. Tetapi jika ditutup Anda akan mendapatkan nilai yang sesungguhnya.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana melakukan pemantauan dan pengukuran sumber daya dalam ISO 9001:2015 klausul 7.1.5. Apabila Anda menemui pertanyaan lain, segera konsultasikan kepada Kami.

Pengertian ISO 9001, Apakah Perlu Sertifikat?

Pengertian ISO 9001, Apakah Perlu Sertifikat?

Sebuah perusahaan yang akan menerapkan ISO 9001 tentu saja terlebih dahulu harus memahami mengenai pengertian ISO ini. Dengan mengetahui tentang ISO 9001 maka Anda lebih dapat memaknai tentang ISO ini.

Apa Itu ISO 9001?

ISO 9001 merupakan standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Sistem Manajemen Mutu. ISO 9001 tersebut pertama kali diterbitkan pada tahun 1986 yaitu oleh ISO (International Organization for Standardization) yang merupakan sebuah badan internasional yang terdiri dari badan standar nasional yang beranggotakan lebih dari 160 negara.

Sejak pertama kali diterbitkan, ISO 9001 ini telah mengalami 2 kali perubahan minor (1994, 2008) dan 2 kali perubahan major (2000, 2015). Versi terkini ISO 9001 adalah ISO 9001 2015. Secara umum di ISO 9001 ini lebih berisi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Yang dijelaskan cara untuk memenuhi persyaratan tersebut diserahkan ke masing-masing perusahaan tergantung dari jenis dan kompleksitas dari masing-masing industri. Lebih tepatnya Anda bisa perhatikan info berikut :

  1. Didalam ISO 9001 mewajibkan perusahaan memiliki kebijakan dan sasaran mutu. Perusahaan bisa menetapkan sendiri Kebijakan dan Sasaran Mutu yang sesuai dengan karakter perusahaan.
  2. Didalam ISO 9001 mewajibkan perusahaan untuk memiliki sumber daya yang baik. Sumber daya manusia dan infrastruktur. Bentuk evaluasi sumber daya manusia atau cara memastikan bahwa pekerja sudah berkompeten (seperti bukti SIM sebagai bukti bahwa pengemudi sudah memiliki kompetensi mengendarai kendaraan dengan baik dan benar) ditetapkan sendiri oleh perusahaan. Demikian juga cara menetapkan infrastruktur yang baik, termasuk pemeliharaan infrastruktur ditetapkan oleh perusahaan.
  3. ISO 9001 juga mewajibkan perusahaan untuk memiliki standar yang digunakan sebagai acuan untuk bekerja yaitu untuk menghindari kesalahan. Bentuk standar acuan bisa ditetapkan oleh perusahaan sesuai karakter unik dari masing-masing perusahaan.

Jadi secara tidak langsung langsung, ISO 9001 tidak menstandarisasi cara, tidak membatasi kreativitas perusahaan. Hadirnya ISO 9001 tersebut hanya memberikan pedoman karakteristik Sistem Manajemen Mutu yang baik, dalam bentuk persyaratan yang harus dipenuhi perusahaan untuk dapat diakui sebagai perusahaan yang telah memenuhi kriteria persyaratan yang telah ditetapkan oleh ISO 9001.

Syarat Penting Yang Harus Dipenuhi Perusahaan  dan Dituntut Oleh ISO 9001

Secara konsep apa yang dituntut oleh ISO 9001 sangat baik dan juga merupakan karaketeristik dari semua perusahaan unggul, walaupun perusahaan tersebut tidak disertifikasi ISO 9001. Namun dalam memenuhi persyaratan tersebut, berikut adalah beberapa tuntutan yang diberikan oleh ISO 9001 untuk perusahaan :

  • Perusahaan wajib untuk menetapkan Customer bagi perusahaan dan mendefinisikan mutu dari kacamata Customer.
  • Perusahaan harus memahami isu internal dan eksternal sebagai masukan untuk membangun Sistem Manajemen Mutu.
  • Perusahaan harus memahami keinginan dan tuntutan dari stakeholder sebagai masukan untuk membangun sistem manajemen mutu.
  • Perusahaan harus mengidentifikasi resiko dan peluang yang dapat mempengaruhi operasional dan pencapaian tujuan perusahaan. Serta melakukan tindakan untuk mengurangi efek negatif dan menangkap peluang.
  • Perusahaan menetapkan Kebijakan dan Sasaran Mutu
  • Kebijakan Mutu dapat dijadikan pedoman perusahaan dalam menyusun sistem, operasional bisnis perusahaan
  • Perusahaan diharuskan untuk memiliki program kerja dalam mencapai sasaran mutu.
  • Sebuah perusahaan harus memahami keinginan pelanggan dan memastikan bahwa kesepakatan dengan pelanggan bisa dipenuhi
  • Perusahaan dharuskan untuk memiliki sistem yang digunakan untuk mengatur pekerjaan. Sehingga perusahaan dapat memenuhi keinginan pelanggan untuk mengirimkan produk dengan cepat.
  • Perusahaan diharuskan untuk memiliki sistem dalam memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan terkait produk
  • Sebuah perusahaan harus memastikan bahwa tenaga kerja harus yang sudah memenuhi kompetensi (sumber daya manusia)
  • Penyediaan infrastruktur oleh perusahaan harus yang sesuai, dan menjaga kondisi infrastruktur dalam keadaan baik (Mesin/ Infrastruktur).
  • Metode pembelian harus ditetapkan oleh perusahaan untuk mendapatkan material yang baik dan melakukan kontrol atas material. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan material yang akan digunakan adalah material yang berkualitas baik (Material).
  • Lingkungan kerja perusahaan harus baik dan sesuai kebutuhan untuk menghasilkan produk dan layanan yang baik (Lingkungan).
  • Perusahaan harus menetapkan metode kerja yang baik yang digunakan sebagai acuan dalam bekerja untuk menghindari kesalahan (Metode).
  • Sebuah perusahaan wajib untuk memiliki sistem kontrol untuk memastikan produk atau pelayanan telah memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan terkait yang terkait dengan produk sebelum diserahkan ke Customer .
  • Perusahaan harus memastikan bahwa alat ukur yang digunakan pada kegiatan mengukur produk atau pelayanan telah sesuai.
  • Ketika terjadi ketidaksesuaian terhadap produk atau pelayanan, perusahaan memiliki sistem pengendalian.
  • Perusahaan harus memiliki sistem corrective action yang digunakan untuk menganalisa penyebab masalah pada sistem serta melakukan perbaikan terhadap akar penyebab masalah, sehingga masalah yang terjadi tidak akan terulang.
  • Perusahaan harus memeriksa apakah sistem yang telah ditetapkan dapat dijalankan dengan konsisten yang digunakan melalui program audit
  • Perusahaan harus mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan perusahaan.
  • Perusahaan harus melakukan review secara berkala. Review tersebut dilakukan terhadap pencapaian kinerja (sasaran mutu) dan efektifitas sistem manajemen mutu perusahaan.
  • Perusahaan harus memiliki sistem untuk meningkatkan kinerja operational (improvement)
  • Perusahaan harus mengendalikan standar, sehingga hanya standar yang terbaru yang digunakan untuk bekerja
  • Perusahaan harus mengendalikan record, sehingga record mudah dicari, tidak hilang, dan sewaktu-waktu dapat diakses untuk keperluan analisa atau keperluan telusur saat terjadi masalah.

Sehingga dapat disimpulkan ISO 9001 bersifat sukarela, bukan merupakan kewajiban. Namun meskipun bersifat sukarela, karena yang dituntut oleh ISO 9001 adalah bagus maka beberapa perusahaan di indonesia mewajibkan supplier mereka untuk mengikuti standar iso 9001 ini. Guna untuk menjaga perusahaan mendapat pasokan produk atau pelayanan yang baik. Bahkan setiap perusahaan bisa saja menggunakan ISO 9001 ini sebagai acuan meskipun pada dasarnya perusahaan tersebut tidak memerlukan sertifikasi ISO 9001.

Artinya, setiap perusahaan berhak untuk menerapkan sistem ISO 9001 ini di perusahaan mereka, meskipun tanpa adanya tujuan untuk memiliki sertifikat. Jika Anda ingin memiliki sertifikasi ISO 9001 bisa menanyakan langsung kepada Kami.

7 Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001:2015

7 Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001:2015

Pada penerapan ISO 9001:2015 terdapat 7 prinsip manajemen mutu yang yang tertuang. Arti prinsipi itu sendiri merupakan suatu kebenaran umum maupun individu yang dijadikan seseorang atau kelompok sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak. Begitu juga untuk prinsip pada ISO 9001:2015, dengan adanya prinsip maka menjadi pedoman bagi siapa saja yang menerapkannya. Berbeda dengan ISO 9001:2008 yang memiliki 8 prinsip. Justru ISO 9001:2015 ini memiliki 7 prinsip.

Untuk menambah pengetahuan Anda berikut adalah 8 prinsip yang terdapat dalam ISO 9001:2008 :

  1. Customer Focus
  2. Leadership
  3. Involvement of People
  4. Process Approach
  5. System Approach to Management
  6. Continual Improvement
  7. Factual Approach Decision Making
  8. Mutual Beneficial Suppliers

7 Prinsip ISO 9001:2015

Untuk prinsip pada ISO 9001:2015 terdapat 7 prinsp yaitu :

  1. Customer Focus

Prinsip yang pertama adalah fokus customer, maksudnya adalah prioritas utama dari Sistem Manajemen Mutu. Pengaplikasiannya dapat dilakukan dalam bentuk memberikan semua kebutuhan yang melebihi harapan Customer untuk ketercapaian kepuasan pelanggan. Dengan begitu keberlangsungan hidup perusahaan menjadi lebih terjamin dalam jangka waktu yang panjang.

  1. Leadership

Setiap pemimpin yang dimiliki oleh perusahaan sebagai pelatih harus memiliki target sasaran perusahaan. Melalui pemberdayaan karyawan, pembuat keputusan berdasarkan data dan fakta (decision maker) serta membuat standard sistem manajemen perusahaan yang diwariskan untuk generasi selanjutnya.

  1. Engagement of People

Prinsip lainnya dengan menciptakan dan memberikan nilai lebih kepada Customer maka akan lebih mudah apabila didukung oleh personal yang kompeten. Yaitu personal yang mampu diberdayakan dan terlibat di semua tingkatan di seluruh Perusahaan. Bentuk pengaplikasinya dapat berupa mempromosikan pendekatan proses dan pentingnya kontribusi setiap tingkatan di Perusahaan.

  1. Process Approach

Sistem manajemen mutu yang ditetapkan pada sebuah perusahaan bukan dibuat berdasarkan pendekatan departemen melainkan berdasarkan proses murni yang ada di perusahaan dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait.

  1. Improvement

Sebuah perusahaan dikatakan sukses dan mampu bertahan dalam persaingan merupakan perusahaan yang fokus dalam improvement (peningkatan). Bentuk aplikasinya dibuktikan dengan selalu melakukan perubahan melalui peningakatan berkelanjutan. Baik di internal dan eksternal yang disesuaikan dengan iklim perubahan terkini. Sehingga sebuah perusahaan tersebut akan selalu siaga untuk bersaing dengan kompetitor.

  1. Evidence Based Decision Making

Seorang pemimpin dalam membuat keputusan yang dibuat harus berdasarkan data dan fakta. Bentuk aplikasinya yaitu setiap menetapkan kesimpulan dari sebuah permasalahan tersebut ditetapkan berdasarkan analisis fakta dan data yang diperoleh selama melakukan analisa. Dengan begitu, keputusan yang nantinya diambil merupakan keputusan yang tepat sasaran.

  1. Relationship Management

Demi mempertahankan kesuksesan, maka perusahaa harus mengelola hubungannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan (interested parties). Diantaranya adalah para pemasoknya, mitra kerja, karyawan, pemerintah, masyarakat, dll.

Nah itulah 7 prinsip yang dapat menjadi pedoman bagi Anda perusahaan yang telah menerapkan ISO 9001:2015. Untuk Anda yang ingin menanyakan informasi mengenai ISO 9001:2015 Anda bisa menghubungi Kami.

Mengenal Jenis-Jenis ISO Yang Digunakan Oleh Perusahaan

Mengenal Jenis-Jenis ISO Yang Digunakan Oleh Perusahaan

Perusahaan-perusahaan di Indonesia, kini sudah banyak yang menerapkan sertifikasi ISO. Karena menerapkan sertifikasi ini ternyata memberikan manfaat yang cukup banyak bagi perusahaan, karyawan dan juga kliennya. Namun pastinya, menerapkan ISO bagi perusahaan perlu disesuaikan dengan jenis ISO yang sesuai. Hal ini seperti yang diketahui bahwa di Indonesia sendiri untuk ISO memang sangat banyak dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Bagi Anda pemilik perusahaan, Anda perlu ketahui jenis-jenis ISO yang berlaku di Indonesia. Untuk menambah wawasan Anda, berikut adalah 8 jenis ISO yang bisa diterapkan untuk perusahaan :

  1. ISO 9001, yaitu sistem manajemen mutu yang paling banyak digunakan, dimana karakteristiknya adalah pendekatan proses yang bertujuan meningkatkan efektivitas manajemen mutu.
  2. ISO 14001, yaitu standar yang berhubungan dengan sistem manajemen lingkungan. Beberapa aspek yang harus dipenuhi dalam standar ini adalah pengelolaan limbah, penghematan energi, penghematan air, dan penghematan bahan bakar.
  3. ISO 22000, yaitu standar yang berhubungan dengan sistem manajemen keamanan pangan. Standar ini ditujukan bagi perusahaan di bidang makanan dan minuman, dimana diharuskan untuk melakukan kontrol internal, dan setiap produk harus punya rencana proses dan pengendalian.
  4. ISP/IEC 27001, yaitu standar sistem manajemen keamanan informasi atau Informasi Security Managemen System (ISMS). Standar ini diterapkan pada perusahaan di bidang aplikasi IT dan sejenisnya.
  5. ISO TS 16949, yaitu spesifikasi teknikal untuk sistem manajemen mutu di bidang industri otomotif. Konsep dari standar ini adalah perbaikan berkelanjutan, pengendalian rantai pemasok, serta tindakan pencegahan dan perbaikan.
  6. ISO/IEC 17025, yaitu standar yang berhubungan dengan laboratorium atau lembaga pengujian. Standar ini bertujuan untuk memastikan keakuratan hasil pengujian di bidang kesehatan, produksi, perdagangan, dan perlindungan konsumen.
  7. ISO 28000, yaitu standar yang berhubungan dengan sistem keamanan rantai pasokan bagi perusahaan yang berisiko tinggi, misalnya Bank, pertambangan, hotel, dan lain-lain.
  8. ISO 5001, yaitu standar yang diterapkan pada sistem manajemen energi agar perusahaan memiliki sistem untuk meningkatkan kinerja, efisiensi, serta konsumsi energi.

Pengurusan Sertifikasi ISO Perusahaan

Untuk Anda yang berencana untuk mengurus sertifikasi ISO, Anda bisa sesuaikan sertifikasi ISO yang tepat untuk Anda gunakan. Karena masing-masing dari sertifikasi tersebut memerlukan syarat dokumen dan lainnya untuk dipenuhi sebelum mengurus sertifikasi ISO ini.

Namun jika Anda akan mengurus ISO 9001 atau ISO 14001, kini Anda tidak perlu bingung lagi karena Anda bisa menggunakan jasa Kami. Kami Sertifikasi.co membantu Anda untuk pengurusan sertifikasi ISO 9001 dan sertifikasi ISO 14001 dengan proses yang cepat dan biaya yang murah. Sehingga dapat membantu untuk pengurusan sertifikasi ISO secara maksimal dan professional.

Anda bisa mengkonsultasiakan layanan yang Anda perlukan apabila Anda membutuhkan informasi mengenai sertifikasi ISO. Jadi, untuk Anda yang perusahaan yang akan mengurus sertifikasi ISO, jangan tunda lagi segera untuk menghubungi Kami.

Proses Sertifikasi ISO 14001 Lengkap Untuk Perusahaan

Proses Sertifikasi ISO 14001 Lengkap Untuk Perusahaan

Penerapan sertifikasi ISO 14001 pada sebuah perusahaan memerlukan proses yang tidak sebentar. Pasalnya, sebuah perusahaan yang akan menerapkan sistem ISO ini harus memenuhi berbagai persyaratan yang berupa dokumen maupun dari perusahaan itu sendiri. Jika perusahaan mengajukan sertifikasi ISO namun belum memenuhi syarat maka pastinya tidak akan terpenuhi.

Bagi perusahaan yang menerapkan sistem sertifikasi ISO 14001, tentu saja hal tersebut dapat menjadi bukti kelayakan suatu organisasi, bisnis, dan fasilitas manufaktur dalam menunjukkan tanggung jawabnya terhadap lingkungan. Sertifikasi ini juga menunjukkan  bahwa sebuah organisasi atau bisnis telah mendedikasikan sistem manajemennya berdasarkan kesadaran lingkungan.

Mendapatkan sertifikasi ISO 14001 pada gilirannya juga akan membuat masyarakat, pemerintah, dan calon pelanggan menjadi ebih menghargai suatu entitas bisnis. Sehingga pada akhirnya akan mengarah pada kemajuan usaha.

Pada dasarnya, seri standardisasi ISO 14000 berisi standar, pedoman, dan kebijakan yang mengatur pengelolaan lingkungan yang tepat oleh organisasi yang disertifikasi. ISO 14001 adalah yang paling dikenal dari seri ISO 14000. Dalam era kesadaran lingkungan, sertifikasi tersebut sangat penting untuk sebuah bisnis atau entitas perusahaan untuk tetap kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

Sedangkan untuk proses sertifikasinya dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak terlibat dengan cara apapun dengan organisasi yang mengajukan permohonan sertifikasi.

Proses Melakukan Sertifikasi ISO 14001

Pada proses pengurusan sertifikasi ISO 14001, terdapat beberapa istilah yang berlaku. Organisasi sertifikasi dikenal sebagai auditor, auditor ini akan memberikan materi, mentoring, dan pemantauan untuk memastikan bahwa organisasi yang mengajukan sertifikasi mengenali dan mematuhi berbagai pedoman pengelolaan.

Apabila standar tersebut telah dipenuhi, organisasi auditor akan mengesahkan organisasi pemohon sebagai perusahaan yang memenuhi standar ISO 14001. Sertifikasi ISO 14001 tersebut menunjukkan bahwa organisasi, bisnis, atau entitas perusahaan telah mengidentifikasi dan menilai risiko lingkungan dari berbagai prosedur manajemen, dan telah mengembangkan metode dan rencana aksi untuk menanganinya.

Sertifikasi membutuhkan kepatuhan dalam penerapan dan memastikan implementasinya hingga ke peraturan perusahaan dalam lingkup terkecil.

Manfaat Penerapan Iso 14001 Bagi Organisasi

Ada berbagai manfaat bagi organisasi apabila telah memperoleh sertifikasi ISO 14001 diantaranya :

Terdapat berbagai manfaat bagi organisasi setelelah memperoleh sertifikasi ISO 14001.

  • Suatu organisasi akan lebih mampu menghemat keuangannya dengan melakukan konservasi material dan energi.
  • Organisasi akan mendapatkan peningkatan positif atas persepsi publik karena tanggung jawab yang ditunjukkannya kepada lingkungan.

Proses Sertifikasi ISO 14001

Organisasi (perusahaan) yang telah memiliki dan menerapkan seluruh persyaratan standar ISO-14001 dapat mengajukan permohonan sertifikasi kepada lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan. Proses sertifikasi tersebut mensyaratkan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) untuk memenuhi ketentuan berikut ini:

  • Tersedia seluruh dokumentasi SML sesuai persyaratan ISO 14001;
  • SML telah diimplementasikan (minimum 3 bulan), yang nantinya dibuktikan oleh tersedianya rekaman-rekaman penerapan SML;
  • Telah dilaksanakan audit internal ISO 14001;
  • Telah dilaksanakan kaji ulang manajemen.

Tahapan Audit Proses Sertifikasi

Pada proses sertifikasi ISO 14001, terdapat dua tahapan audit, yaitu :

  1. Audit Tahap Pertama; terdiri dari dua kegiatan, yakni audit kecukupan (adequacy audit) yaitu pemeriksaan dan penelaahan dokumentasi SML organisasi untuk menentukan bahwa sistem memenuhi persyaratan standar ISO 14001. Setelah dokumentasi SML organisasi dinilai cukup, selanjutnya dilakukan audit pendahuluan (initial audit atau pre-assessment), yaitu pemeriksaan dan pengujian awal implementasi sistem untuk memastikan sistem telah siap untuk dinilai secara menyeluruh.
  2. Audit Tahap Kedua; merupakan penilaian kesesuaian secara menyeluruh terhadap ISO 14001 organisasi, atau dikenal audit penaatan (compliance audit atau main assessment).

Jika sudah melalui proses tersebut, maka sebuah perusahaan atau organisasi sudah memperoleh sertifikasi tersebut. Dengan memperoleh sertifikasi, maka perusahaan tersebut dapat merasakan manfaatnya.

Untuk Anda yang akan mengurus sertifikasi ISO dan menemukan kesulitan, Anda bisa mempercayakannya kepada Kami sertifikasi.co untuk mengurusnya. Kami akan membantu Anda untuk pengurusan sertifikasi tersebut dengan proses yang mudah dan cepat. Hubungi Kami sekarang juga!

Biaya Sertifikasi ISO 14001:2015 Terbaru

Biaya Sertifikasi ISO 14001:2015 Terbaru

Berencana untuk mengurus sertifikasi ISO 14001?  Berapa sebenarnya biaya pengurusan sertifikasi ISO 14001 ini? Biasanya siapapun yang mengajukan sertifikasi ISO seperti ISO 14001 selain memerlukan informasi mengenai syarat dokumen yang diperlukan juga akan mencari tahu biaya yang diperlukan untuk mengurus sertifikasi tersebut. Hal tersebut tentu untuk mengantisipasi budget yang sudah dipersiapkan. Agar biaya yang diperlukan sesuai dengan budget yang dimiliki.

Meskipun tidak ada perhitungan yang pasti yang digunakan untuk penetapan biaya pada organisasi Anda. Namun Kami akan membantu Anda untuk menangani masalah ini. Sehingga dapat membantu Anda untuk memperkirakan berapa biaya yang diperlukan untuk mengurus sertifikasi ISO ini. Namun sebelum Anda mengetahui perkiraan biaya yang diperlukan untuk mengurus sertifikasi ISO ini, maka Anda perlu mengetahui lebih dalam mengenai sertifikasi ISO 14001 ini.

Apa itu ISO 14001:2015?

ISO 14001 sistem manajemen lingkungan adalah suatu pendekatan sistematis dan proses didorong untuk mengendalikan aspek-aspek dari bisnis Anda yang memiliki dampak yang signifikan terhadap lingkungan. Sistem ini terbukti dapat membuat pemilik bisnis dan manajer menjadi lebih sadar akan tanggung jawab lingkungan mereka. Termasuk akuntabilitas hukum dan peraturan , dan mampu mengelola dan mengendalikan risiko yang terkait

Biaya Untuk Pengurusan Sertifikasi ISO 14001

Apakah Anda memiliki keahlian dan sumber daya yang diperlukan untuk menerapkan ISO 14001? Jika Anda memiliki keahlian, aapakah Anda memiliki cukup banya waktu untk melakukan pengurusannya? Proyek seperti penerapan ISO 14001 selalu membutuhkan investasi yang cukup besar. Dengan meningkatnya persyaratan kepemimpinan, Anda peru mempersiapkan investasi waktu yang signikan. Bukan hanya dari karyawan Anda, tapi juga pemimpin Anda.

Luangkan waktu yang cukup banyak untuk menyelaraskan persyaratan standar versus struktur organisasi Anda, Dengan begitu akan lebih mudah untuk Anda dalam memperkirakan biaya. Pertimbangkan klausul tentang konsultasi, komunikasi, pelatihan, kesadaran, dan pengetahuan misalnya. Anda akan mulai memiliki dasar untuk menghitung berapa banyak waktu pengelolaan dan karyawan yang Anda perlukan, dan biaya selanjutnya.

Biaya Sertikasi dan Audit Surveilans

Sertikasi terhadap standar ISO 14001 adalah organisasi yang paling berusaha memberikan bukti nyata kepada pemangku kepentingan dan masyarakat bahwa SML perusahaan tersebut memang efektif dan esien. Dari sini, Anda akan dapat menerima estimasi biaya yang akurat dari sejumlah lembaga sertikasi  yang diakreditasi dan disetujui oleh lembaga sertikasi di Indonesia. Biaya audit sertikasi dan dua audit pengawasan berikutnya dilakukan setiap tahun, setidaknya satu hari sebelum sertifikasi Anda berulang tahun.

Menyiapkan Biaya Akhir ISO 14001

Jadi, seperti yang Anda lihat, dalam melakukan penerapan dan pengurusan Sertifikasi ISO ada beberapa faktor yang berbeda yang dapat mempengaruhi biaya. Hal tersebut hampir berjalan tanpa mengatakan bahwa jika Anda mengoperasikan bisnis daur ulang multi-situ dan biaya. Serta sumber daya penerapan ISO 14001 akan jauh lebih besar daripada di kantor kecil. Ini adalah jenis pertimbangan kontekstual yang harus Anda buat dalam perjalanan menuju perkiraan biaya proyek Anda.

Jika Anda ingin mengetahui lebih detail berapa biaya yang diperlukan untuk pengurusan sertifikasi ISO 14001:2015 ini, Anda bisa konsultasikan kepada tim Kami Sertifikasi. Kami menawarkan harga terbaik untuk Anda. Hubungi Kami sekarang juga !

Persyaratan Dan Dokumen Wajib Pengurusan Sertifikasi ISO 14001:2015

Persyaratan Dan Dokumen Wajib Pengurusan Sertifikasi ISO 14001:2015

Perusahaan yang akan menerapkan sistem sertifikasi ISO 14001:2015, seringkali menanyakan persyaratan dan dokumen yang diperlukan. Serta berapa banyak dokumen yang diperlukan untuk sertifikasi ISO 14001:2015. Jika Anda pemilik perusahaan atau organisasi akan menerapkan sistem sertifikasi ISO ini, maka Anda perlu mengetahui persyaran dokumen yang wajib diperlukan. Dengan mengetahui dokumen yang diperlukan maka tentu proses menjadi lebih cepat.

Untuk memudahkan Anda yang akan mengurus sertifikasi maka Kami akan menginformasikannya untuk Anda. Apa saja persyaratan dokumen pengurusan sertifikasi ISO 14001:2015?

Secara umum, ada dua macam dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan proses audit ISO 14001:2015 yaitu :

  1. Dokumen wajib (mandatory)
  2. Dokumen tidak wajib (necessary)

Dokumen wajib sendiri terbagi atas dua bagian yaitu :

  • Maintain documented information ( mirip dengan manual, prosedur, instruksi kerja pada versi yang lama). Istilah Documented Information digunakan dalam iso 14001 : 2015 menggantikan istilah manual , prosedur, instruksi kerja atau semua dokumen yang ada di versi 2004.
  • Retain documented information (mirip dengan record atau catatan pada versi yang lama)

Dokumen Wajib Dan Dokumen Tidak Wajib Untuk Pengurusan Sertifikasi ISO 14001:2015

Seperti yang telah disebutkan diatas, terdapat dua macam dokumen yang diperlukan ketika perusahaan akan mengurus sertifikasi ISO 14001:2015. Berikut beberapa dokumen yang diperlukan :

  1. Dokumen Wajib ( Mandatory )

  • Maintain documented information
  • Lingkup Sistem Manajemen Lingkungan
  • Kebijakan lingkungan
  • Prosedur Identifikasi dan evaluasi aspek lingkungan yang signifikan
  • Aspek lingkungan dengan dampak lingkungan yang terkait
  • Sasaran Lingkungan dan rencana pencapaian
  • Pengendalian operasional
  • Kesiapan dan tanggap darurat
  1. Retain Documented Information

  • Risiko dan Peluang untuk ditangani beserta proses yang diperlukan
  • Rekaman data kepatuhan terhadap perundangan
  • Rekaman data pelatihan, keterampilan, pengalaman dan kualifikasi
  • Rekaman komunikasi internal / eksternal
  • Pemantauan dan pengukuran hasil
  • rekaman kalibrasi alat yang digunakan
  • Program audit internal
  • Hasil audit internal
  • Tinjauan manajemen
  • Rekaman ketidaksesuaian dan tindakan korektif
  1. Dokumen Tidak wajib ( Necessary )

  • Prosedur untuk menentukan konteks organisasi dan pihak yang berkepentingan (pasal 4.1 dan 4.2)
  • Daftar Kompetensi karyawan, pelatihan dan Prosedur Kesadaran terkait Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001
  • Bukti komunikasi internal ataupun eksternal terkait Sistem Manajemen Lingkungan
  • Prosedur untuk pengendalian dokumen dan rekaman
  • Prosedur untuk pemantauan dan pengukuran
  • Prosedur untuk Evaluasi Kepatuhan terhadap Perundangan ataupun Persyaratan yang lain
  • Prosedur untuk audit internal
  • Prosedur untuk pengelolaan ketidaksesuaian dan tindakan perbaikan

Itulah dokumen persyaratan untuk iso 14001:2015 yang harus Anda penuhi ketika Anda akan mengurusnya. Bila Anda menemui kendala saat mengurus sertifikasi ini, maka solusi terbaik adalah Anda mengkonsultasikannya kepada Kami. Kami melayani pengurusan sertifikasi ISO termasuk ISO 14001:2015 dengan pelayanan yang terbaik. Anda hanya perlu mengkonsultasikan kepada Kami sekarang juga !

Biro Pengurusan Sertifikasi ISO Untuk Perusahaan

Biro Pengurusan Sertifikasi ISO Untuk Perusahaan

Jasa sertifikasi ISO saat ini semakin banyak yang bermunculan seiring dengan banyaknya perusahaan yang memerlukan ISO. ISO sendiri ialah singkatan dari International Organization Standardization. Hal ini membuat sebuah perusahaan yang sudah punya ISO pasti sudah bisa dibilang punya standar internasional. Sehingga tidak heran semakin banyak perusahaan yang berusaha mendapatkan ISO.

Dengan mempunyai ISO, maka perusahakan juga akan meningkatkan kualitasnya dan membuat perusahaan tersebut bukan hanya akan diminati oleh konsumen tetapi juga bisa diakui kualitasnya hingga internasional. Salah satu yang harus perusahaan Anda miliki ialah ISO 9001:2015 yang merupakan standarisasi mutu dari produk atau jasa yang dihasilkan suatu perusahaan.

Sebuah perusahaan bisa disebut bagus, bukan karena dilihat dari kepuasan para konsumen saja. Akan tetapi karena perusahaan tersebut punya ISO. Jika sebuah perusahaan punya ISO, maka tentu punya peluang lebih mudah untuk memenangkan tingkat persaingan pasar. Apalagi saat ini persaingan pasar semakin ketat sehingga harus meningkatkan kualitas dan mutu perusahaan.

Selain sertifikat untuk mutu produk dan jasa perusahan, Anda juga harus mempunyai ISO 45001 yang berhubungan dengan keselamatan kerja. Hal ini penting juga Anda miliki untuk karyawan Anda. Mendapatan ISO untuk perusahaan memang tidak mudah. Jika perusahaan Anda belum punya sertifikat ini, maka sebaiknya Anda segera mendapatkannya agar mendapat keuntungan.

Pentingnya Sertifikasi ISO Untuk Perusahaan

Salah satu alasan mengapa sertifikasi ini penting untuk perusahaan Anda ialah karena bisa meningkatkan kredibiltas perusahaan Anda dan juga bisa meningkatkan kepercayaan konsumen akan produk dan jasa Anda. Mengenai manajemen mutu produk Anda bisa menggunakan ISO 9001:2015. Sehingga mutu dan kualitas produk serta jasa dari perusahaan Anda bisa terjamin.

Untuk kredibilitas ini ialah mengartikan jika perusahaan bisa melakukan kendali untuk proses dan prosedur dengan baik. Sehingga jika suatu saat perusahaan mengalami masalah maka bisa dilakukan penyelesaian dengan cepat. Dengan kredibilitas tersebut maka bisa memberikan nilai positif  untuk kepuasan pelanggan. Selain itu sertifikat ISO sangat penting untuk menjamin kualitas perusahaan.

Jika ingin mendapatkan standarisasi internasional, maka perusahaan harus bisa melalui PDCA yang mana mencakup analisa, identifikasi, dan juga eksekusi sampai mendapatkan penyelesaian masalah untuk bisa menjamin mutu perusahaan berskala internasional dengan mendapatkan ISO 9001:2015. Dengan mempunyai sertifikasi organisasi standar internasional ini, penting untuk Anda dalam menghemat biaya perusahaan Anda juga.

Anda bisa tahu kinerja perusahaan menyeluruh. Sehingga jika ada produk gagal atau kinerja perusahaan semakin menurun, maka Anda bisa segera mengantisipasinya. Sehingga bisa membuat Anda menghemat biaya untuk produksi gagal atau kinerja menurun. Selain itu, mempunyai ISO juga penting untuk karyawan Anda, sehingga karyawan bisa bekerja optimal dan produktif.

Mendapatkan Sertifikasi ISO Untuk Perusahaan

Sebelum Anda mengajukan sertifikasi pada lembaga berwenang, maka perusahaan harus menyiapkan setiap persyaratan dulu. Pertama ialah perusahaan harus sudah menjalankan standar manajenemen mutu perusahaan ISO 9001:2015 dan sudah lulus audit. Mendapatkan sertifikasi ini Anda harus bisa melalui beberapa tahapan, seperti menganalisis penerapan organisasi internasional untuk sertifikasi dalam sebuah perusahaan

Kemudian akan dilakukan penilaian GAP pada perusahaan, apakah proses produksi sudah sesuai dengan persyaratan dari ISO. Kemudian memberi pelatihan untuk implementasi ISO. Di sini Anda akan diberi pengarahan untuk memberikan pemahaman pada karyawan perusahaan, sehingga karyawan Anda bisa mengikuti syarat dan prosedur dari ISO 9001:2015. Setelah itu dilakukan perbaikan dokumen.

Anda harus memperbaiki prosedur, instruksi pekerjaan, mutu manual, dan form yang harus ada atau standard operating procedure SOP. SOP nantinya akan dijalankan sesuai syarat dari ISO. Jika sudah maka dilakukan audit internal untuk ISO dan barulah Anda bisa mengajukan sertifikasi untuk ISO 9001:2015 jika sudah memenuhi kriteria sebagai penentu mendapat sertifikasi.

Semakin berkembangnya sebuah perusahaan membuat kualitas barangnya juga semakin berkembang. Akan tetapi, berkembangnya dunia industri juga seringkali dibarengi angka kecelakaan kerja yang juga meningkat. Untuk mengatasi masalah itu ISO juga memberikan standar khusus mengenai masalah ini yakni dengan adanya ISO 45001 yang berhubungan dengan keselamatan nyawa dan kesehatan karyawan perusahan.

Mengenai ISO 45001 Untuk Perusahaan

ISO ini merupakan sebuah standar internasional dengan menetapkan standar mengenai kesehatan dan kemanan kerja atau SMK3 (sistem managemen K3). Penggunaan ISO ini akan memungkinkan perusahaan untuk bisa aktif dalam meningkatkan kinerja dari SMK3 untuk mencegah terjadinya kecelakaan, cidera, maupun sakit karena kerja. ISO ini dibuat untuk bisa diterapkan di perusahan.

Untuk ISO 45001 bertujuan untuk digunakan dalam setiap perusahaan yang ada tanpa memperhatikan jenis, ukuran, dan sifat perusahaan itu sendiri. Semua syarat memang ditujukan untuk diterapkan dalam proses managemen perusahaan itu sendiri. Sehingga ISO ini memungkinkan perusahaan Anda bisa menerapkan keseluruhan sistem managemen lainnya.

ISO 45001 membuat sebuah perusahaan bisa menerapkan K3 seimbang dengan peraturan dan juga persyaratan dari undang-undang atau aturan yang berlaku dalam negara tersebut. Hal ini akan memudahkan perusahaan Anda memonitor semua peraturan yang memang wajib untuk dipatuhi. ISO ini juga tidak menyebutkan sebuah kriteria khusus kinerja K3.

Sistem manajemen dari K3 perusahaan juga harus bisa lebih spesifik dalam memenuhi kebutuhan sendiri untuk mencegah kesehatan buruk atau bahkan kecelakaan. Sehingga usaha kecil dengan risiko kecil juga hanya akan menerapkan sistem yang lebih sederhana. Berbeda dengan usaha besar dengan risiko besar yang memerlukan sistem lebih rumit lagi.

Manfaat Penerapan ISO 45001 Untuk Perusahaan

Manfaat ISO 45001 ini untuk perusahaan salah satunya ialah perusahaan bisa membangun proses yang lebih sistematis agar bisa mengurangi angka kecelakaan kerja. Selain itu juga bisa memperhitungkan bahaya dan risiko kerja. Perusahaan juga bisa mengetahui syarat hukum dan yang lain berhubungan dengan SMK3. Manfaat lainnya yakni meningkatkan kesadaran bagi Anda.

Untuk jenis sertifikasi ISO ini, perusahaan Anda bisa menaikkan kesadaran perihal risiko dan juga bahaya dari lingkungan perusahaan. Anda juga bisa mengevaluasi kinerja SMK3 dan berusaha memperbaiki terus. Manfaat lain ISO ini ialah untuk membuat pekerja mengambil peran yang aktif untuk SMK3 dan menjadikan reputasi perusahaan tempat kerja yang aman.

Menggunakan ISO ini perusahaan juga bisa menentukan apa saja risiko dan bahaya yang erat kaitannya dengan aktivitas perusahaan dan berusaha menghilangkan bahaya dan risiko yang ada. Bahkan, perusahaan juga bisa mengurangi biaya kecelakaan kerja atau juga mengurangi biaya premi asuransi. Perusahaan bisa mengurangi biaya kecelakaan kerja jika menerapkan ISO ini.

Sekarang ini, Anda bisa dengan mudah mencari jasa ISO cukup mudah di beberapa daerah Indonesia. Namun pastikan Anda memilih jasa yang terbaik, berpengalaman, dan profesional. Kami menyediakan jasa ISO untuk Anda yang memerlukannya. Hubungi kami untuk mendapatkan jasa sertifikasi ISO terbaik untuk Anda gunakan.

Manfaat Penerapan Sertifikasi ISO 9001

Manfaat Penerapan Sertifikasi ISO 9001

Penerapan sertifikasi ISO 9001 tidak hanya biasa ditrapkan di perusahaan-perusahaan besar. Namun sertifikasi ini juga bisa diterapkan di bidang usaha kecil. Hal ini tentu saja karena hasil dari implementasi sistem manajamen ISO 9001 akan mendapatkan banyak manfaat dan efisien. Serta akan berpengaruh terhadap biaya operasional dan waktu serta bisa meningkatkan hubungan dengan pelanggan.

Manfaat dan efisiensi yang didapatkan dari sertifikasi ISO ini, dapat dirasakan secara langsung oleh perusahaan maupun oleh karyawan dan klien. Dari manfaat inilah, maka tentu saja penerapan ISO 9001 sangat penting untuk dilakukan oleh perusahaan.

Apa itu Sertifikasi ISO 9001?

Manfaat Penerapan Sertifikasi ISO 9001

ISO 9001, yaitu sistem manajemen mutu yang paling banyak digunakan, dimana karakteristiknya adalah pendekatan proses yang bertujuan meningkatkan efektivitas manajemen mutu.

Apa saja manfaat sertifikasi ISO 9001?

Jika Anda perusahaan menerapkan sertifikas ISO 9001, maka Anda akan merasakan beberapa manfaat diantaranya :

  1. Dapat meningkatkan Jaminan Kualitas Produk dan Proses.
  2. Meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan serta dapat memotivasi karyawan dan dapat menciptakan budaya perbaikan secara kontinyu.
  3. Perusahaan yang sudah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 dapat meningkatkan citra perusahaan serta mempunyai daya saing.
  4. Bagi organisasi yang telah mengimplentasikan sistem manajemen mutu ISO 9001 dapat meningkatkan peluang untuk masuk pasar global.
  5. Dapat memenuhi kebutuhan pasar.
  6. Meningkatkan produktivitas organisasi
  7. Meningkatkan kinerja proses secara berkesinambungan
  8. Meningkatkan efisiensi di level operasional
  9. meningkatkan produktivitas perusahaan untuk memastikan standar kerja pada perusahaan.
  10. Dapat meminimalisir pekerjaan yang berulang.

Manfaat inilah yang didapatkan secara langsung oleh perusahaan yang menerapkan sistem ISO 9001. Namun tentu saja, untuk memperoleh standar sertifikasi ISO 9001 ini, Anda perlu memenuhi berbagai persyaratan yang berupa dokumen dan syarat tidak tertulis lainnya.

Selain itu, Anda juga perlu melalui pengujian untuk menunjukkan apakah perusahaan Anda layak untuk memperoleh sertifikat ISO 9001 atau tidak. Dalam hal ini, Anda bisa konsultasikan kepada pihak biro jasa SBU atau melalui LPJK sebagai lembaga yang mengeluarkan Sertifikat ISO ini.

Untuk Anda yang berdomisili di wilayah jabodetabek atau memiliki usaha di wilayah jabodetabek, Anda bisa mempercayakan kepada Kami untuk proses pengurusan sertifikasi ISO. Kami sertifikasi.co siap membantu Anda untuk mengurus keperluan sertifikasi perusahaan yang berlaku. Hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut.