Anda Tukang Cor Beton? Urus SKT Disini

Anda Tukang Cor Beton? Urus SKT Disini

Apapun pekerjaan yang berkaitan dengan konstruksi, seperti tukang cor beton wajib memiliki SKT atau sertifikat keterampilan. SKT ini tentunya untuk memudahkan Anda sebagai tenaga ahli untuk memperoleh tempat pekerjaan yang sesuai dengan gaji yang diinginkan. Sebab memiliki SKT pastinya meningkatkan nilai bagi sendiri dihadapan umum, bahwa kita memiliki tanggung jawab dan memiliki kemampuan yang mumpuni. Disamping itu, SKT juga dapat dijadikn bukti bahwa kita dapat memenuhi kriteria sebagai tukang cor beton yang terbaik.

Sertifikat keterampilan atau SKT sendiri diterbitkan oleh LPJK. Buat Anda yang ingin memilikinya, tentu saja Anda perlu mengurusnya langsung ke kantor LPJK. Atau lebih mudahnya bisa menggunakan jasa dari pihak ketiga atau melalui jasa pengurusan SKT yang telah berpengalaman. Disamping itu, bagi Anda yang ingin memiliki SKT tukang cor beton, Anda pastinya juga harus memenuhi berbagai syarat yang dibutuhkan. Syarat ini berupa waktu Anda dalam bekerja dan lain-lain.

Syarat yang dibutuhkan untuk mendapatkan SKT juga berupa persyaratan kompetensi berdasarkan disiplin keilmuan, kefungsian dan/atau keterampilan tertentu. Adapun untuk jenisnya dapat digolongkan menjadi 3 yaitu K1, K2, dan K3 berdasarkan kemampuan yang dimilikinya.

Baca dulu : Biaya Pengurusan SKT Terbaru

Tingkatan SKT Tukang Cor Beton

Telah disebutkan sebelumnya untuk SKT sendiri dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu kelas 1, 2 dan 3. Adapun jenisnya tersebut yaitu :

  1. Sertifikat Keterampilan (SKT) Kelas 1 memiliki pendidikan minimal SMA/Sederajat.
  2. Sertifikat Keterampilan (SKT) Kelas 2 memiliki pendidikan minimal SMP.
  3. Sertifikat Keterampilan (SKT) Kelas 3 memiliki pendidikan minimal SD.

Pentingnya Memiliki SKT Untuk Tukang Cor Beton

Kepemilikan SKT bagi yang tidak mengetahui tentang manfaatnya, mungkin akan mengira bahwa ini tidaklah penting. Namun perlu Anda tahu bahwa memiliki SKT tukang cor beton pastinya ada banyak manfaat dan tujuan yang didapatkan. Adapun untuk manfaat dan tujuan memiliki SKT yaitu :

  • Untuk menunjang keberhasilan sebuah proyek konstruksi. Karena pada proyek konstruksi, tim yang bekerja diwajibkan untuk memiliki SKT. Bila tak memiliki SKT, maka proyek akan terhambat. Sehingga dapat dipastikan yang tergabung dalam proyek adalah yang memiliki sertifikat tersebut.
  • Tujuan kedua untuk dapat menjadi acuan industri konstruksi khususnya di Indonesia. Kualitas industri dapat dilihat melalui sertifikat SKT yang dimiliki. Sehingga selain untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensi seseorang secara nasional, juga bisa untuk skala international.
  • Dapat digunakan sebagai pertanggung jawaban kepada masyarakat. SKT dapat dijadikan sebagai bukti yang sah kompetensi seorang tenaga ahli, perlu memiliki SKA atau SKT.
  • Tujuan keempat untuk memenuhi syarat Undang-Undang. Di Indonesia terdapat Undang-Undang yang mengatur tentang Jasa Konstruksi No 18 tahun 1999. Selain itu juga ada Keppres dan SK Menteri tentang Pengadaan Jasa Konstruksi. Sebagai seorang tenaga ahli yang resmi, perlu adanya memiliki sertifikat keahlian tersebut. Jika belum memiliki, segera urus melalui jasa SKA SKT.

Dilihat dari keterangan diatas, memiliki SKT memang dapat memberikan banyak manfaat dan dapat dijadikan cara untuk mencapai tujuan. Maka bagi Anda yang bekerja sebagai tukang cor beton, harus memiliki SKT ini. Untuk memperolehnya, Anda bisa menggunakan jasa dari Kami sertifikasi untuk membantu mengurus pembuatan SKT milik Anda.

Anda hanya perlu memenuhi berbagai syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk pengurusan SKT. Namun sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada Kami untuk dapatkan informasi terkait pengurusan SKT tersebut.

Perbedaan Iso Dan Sni Yang Wajib Anda Tahu

Perbedaan Iso Dan Sni Yang Wajib Anda Tahu

Banyak sekali pengusaha yang menanyakan terkait dengan perbedaan dari ISO dan SNI, bedanya antara ISO dan SNI, juga samakah antara ISO dan SNI. Jika pertanyaan tersebut ada pada Anda, maka Kami akan menjawabnya. Kami akan berikan informasi mengenai ISO dan SNI. Mulai dari pengertiannya, fungsinya dan lain-lain. Simak informasi dibawah ini..

Pengertian ISO Dan SNI

Sebelum kita bahas mengenai perbedaan antara keduanya ketahui terlebih dahulu pengertian dari ISO dan SNI.

  1. Internasional Organization for Standardization (ISO) merupakan organisasi internasional yang anggotanya terdiri dari hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. yang memiliki fungsi perumusan dan penerbitan standar internasional. Ada ribuan standar yang telah dikeluarkan oleh ISO salah satunya yang paling terkenal ialah Standar mengenai sistem manajemen mutu, yaitu ISO 9001 yang saat ini sudah terbit versi terbarunya yaitu ISO 9001 : 2015.
  2. Sedangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan Standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan berlaku di wilayah Indonesia, Saat ini tercatat lebih dari 6000 SNI yang sudah ditetapkan, dari mulai standar untuk produk, standar pengujian, standar kompetensi, termasuk standar sistem manajemen yang mengadopsi penuh dari ISO seperti SNI ISO 9001 : 2015.

Jadi,  SNI adalah standar yang dikeluarkan BSN sedangkan ISO adalah standar yang dikeluarkan oleh Organisasi ISO. BSN sendiri dalam hal ini merupakan Anggota penuh ISO sebagai perwakilan dari Indonesia.

Apakah Sama Antara ISO dan SNI?

Diketahui bahwa proses sertifikasi adalah proses penilaian kesesuaian apakah suatu proses, produk, jasa, person, sistem manajemen memenuhi / sesuai terhadap standar yang diacu. Sebelum menjawab apakah sama atau tidak, kita perlu ketahui dulu standar yang dijadikan sebagai acuan.

Misalnya, perusahaan produksi tv telah tersertifikasi ISO 9001 apakah perlu melakukan sertifikasi SNI? ISO 9001 adalah adopsi identik dari ISO 9001. Jad secara identik tidak perlu. Terkecuali, bila le,mbaga sertifikasi yang mensertifikasi belum terakreditasi, atau sudah terakreditasi namun lembaga akreditasinya belum di recognize oleh PAC / IAF (belum menandatangani Multinational Recognition Arrangement dengan PAC/IAF).

Akan tetapi, bila perusahaan telah tersertifikasi ISO 9001 tersebut ingin agar produk televisinya menggunakan tanda SNI, tentunya ia tak dapat mengklaim bahwa produknya telah berstandar Internasional. Sehingga tidak perlu lagi sertifikasi berdasarkan SNI.  Hal ini dikarenakan ISO 9001 / SNI ISO 9001 adalah standar untuk sistem manajemen, sedangkan untuk produk TV standar yang digunakan di Indonesia adalah SNI 04-6709.1-2002 yang merupakah standar keamanan untuk produk audio visual. Maka tentunya tidak relevan bila ingin disamakan.

Selain itu, faktor yang menentukan apakah suatu sertifikasi bisa diterima atau dianggap sama adalah terkait Skema sertifikasi / regulasi (jika produk tersebut sudah wajib SNI). Hal tersebut karena proses sertifikasi bukan sekedar pengujian dan audit, namun juga pengaturan mengenai aspek legalitas dan pertanggunggugatan.

  • Apakah dalam skema sertifikasi / regulasi sudah mengatur mengenai keberterimaan sertifikat produk menggunakan standar / lembaga sertifikasi di luar Indonesia atau tidak?
  • Apakah ada perbedaan mekanisme evaluasi terhadap perusahaan yang telah memiliki sertifikasi berdasarkan standar lain?

Inilah yang paling sering menjadi tantangan utama, sebab skema sertifikasi dan regulasi yang berlaku di Indonesia, secara umum belum mengakomodasi sistem keberterimaan sertifikasi berdasarkan standar lain diluar SNI.

Begini C

Lalu, Apakah Untuk Mendapatkan SPPT SNI Haruskah Punya SNI/ISO 9001 Terlebih Dahulu ?

Pertanyaan ini juga seringkali dipertanyakan bagi pelaku usaha yang akan melakukan sertifikasi produk. Biasanya dalam mengurus SPPT SNI, pelaku usaha menggunakan jasa pihak ketiga untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan SPPT SNI. Banyak sekali pihak ketiga yang mengatakan bahwa untuk mengurus SPPT SNI, maka perlu terlebih dahulu tersertifikasi ISO 9001. Padahal hal tersebut tidaklah benr. Karena  kalaupun mensyaratkan sistem manajemen, yang diminta adalah menerapkan bukan mensertifikasi.

Justru lembaga sertifikasi produklah yang harusnya menentukan apakah perusahaan sudah menerapkan sistem manajemen dan apa saja yang harus di audit terkait sistem manajemen. Juga menentukan bagaimana perlakuan apabila lembaga tersebut sudah tersertifikasi sistem manajemennya. Pengaturan mengenai apakah harus menerapkan ISO 9001 tersebut tergantung dari skema sertifikasinya. Karena di dalam skema tercantum jelas mengenai tata cara sertifikasi, termasuk apabila dipersyaratkan penerapan sistem manajemen.

Hal ini dapat disimpulkan SNI merupakan standar nasional indonesia yang berlaku di wilayah republik Indonesia, SNI ditetapkan oleh BSN yang merupakan perwakilan Indonesia di ISO, apakah suatu sertifikasi ISO / standar lain bisa diakui atau tidak dalam pengurusan SPPT SNI haruslah melihat dari standar, Lembaga yang mensertifikasi dan skema sertifikasinya. dan sertifikasi ISO 9001 secara umum tidak diwajibkan dalam pengurusan SPPT SNI untuk produk tertentu.

Jasa Pengurusan Skt Mandor Baja Ringan

Jasa Pengurusan Skt Mandor Baja Ringan

Pekerjaan menjadi mandor baja ringan memang pekerjaan yang cukup bagus. Namun untuk menjadi mandor tentunya tidaklah semudah yang dibayangkan. Kita harus memiliki sertifikat keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang kita jalani. Bagi Anda yang bekerja menjadi mandor baja ringan, maka Anda perlu memiliki SKT mandor baja ringan.

SKT untuk mandor baja ringan merupakan subklasifikasi SKT dengan kode TS 056. Untuk mendapatkan SKT ini, maka Anda perlu mengikuti pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan ini, bagi mandor diharapkan dapat mengkoordinasikan perakitan dan pemasangan rangka atap baja ringan dengan benar dan aman sesuai dengan gambar pelaksanaan, spesifikas dan manual. Namun tentunya, Anda juga perlu memenuhi berbagai syarat yang dibutuhkan untuk mengurus pembuatan SKT ini.

Apa Saja Syarat Pengurusan SKT Mandor Baja Ringan?

Adapun untuk pengurusan pembuatan SKT TS056 mandor Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan dibutuhkan syarat dokumen sebagai berikut :

  1. Foto Copy KTP
  2. Foto Copy Ijazah Terakhir (min SMA/STM)
  3. Daftar Riwayat Hidup – CV (Curriculum Vitae)
  4. Pas Photo Berwarna Ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar (optional)

Kualifikasi sertifikat keterampilan (SKT)

Berdasarkan kualifikasi,  Sertifikat Keterampilan (SKT) di bagi menjadi 3 (Tiga) tingkatan yaitu:

  1. Sertifikat Keterampilan (SKT) Kelas 1 memiliki pendidikan minimal SMA/Sederajat.
  2. Sertifikat Keterampilan (SKT) Kelas 2 memiliki pendidikan minimal SMP.
  3. Sertifikat Keterampilan (SKT) Kelas 3 memiliki pendidikan minimal SD.

Pentingnya Memiliki SKT dan Manfaatnya Untuk Diri Sendiri

Mungkin Anda mengira bahwa SKT sendiri bukanlah hal yang penting. Padahal, dengan memiliki SKT maka akan ada manfaat yang bisa dirasakan. Berikut manfaat yang bisa dirasakan untuk tenaga ahli bila memiliki SKT :

  1. Adanya SKT, tenaga ahli dapat menunjukkan tanggung jawab dan kompetensinya kepada Negara untuk taat hukum dan memenuhi aspek legalitas. Akan ada sanksi apabila suatu saat terjadi inspeksi dan ternyata Tenaga Ahli tidak memiliki Sertifikat Keterampilan. Jadi untk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang berhubungan dengan ini, maka perlu direkomendasikan untuk mengurus SKT sejak awal.
  2. Kepemilikan SKT dapat menunjukkan bentuk tanggungjawab kepada masyarakat. Karena adanya Sertifikat keterampilan maka maka seorang Tenaga Ahli memberi kepercayaan kepada masyarakat atas pekerjaannya dan tidak akan menyebabkan dampak yang merugikan masyarakat dimanapun ia akan bekerja. SKT dapat dijadikan sebagai jaminan atas kualitas yang dimiliki. Sehingga dapat melakukan pekerjaan yang sesuai kompetensinya.
  3. SKT juga dapat menunjukkan bentuk tanggung jawab kepada perusahaan tempat bekerja. Perusahaan juga bertanggungjawab kepada pemerintah dan masyarakat untuk memastikan seluruh Tenaga Ahlinya bersertifikasi sesuai dengan keahliannya. Oleh sebab itu, tenaga ahli wajib memiliki sertifikat untuk memenuhi mekanisme, juga untuk kelengkapan sertifikasi tenaga ahli dan legalitas perusahaan.

Masih ada banyak keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan bila Anda memiliki SKT untuk kebutuhan pekerjaan Anda. Adanya Anda bekerja di perusahaan konstruksi, dan Anda memiliki SKT juga dapat mempermudah perusahaan untuk memperoleh SBU. Sebab SKT menjadi salah satu syarat kepemilikan SBU yang harus dipenuhi selain syarat dokumen lainnya.

Bagi Anda yang belum memiliki SKT untuk mandor baja ringan, Anda bisa konsultasikan dan gunakan jasa Kami. Kami siap bantu Anda mengurus pembuatan SKT bagi Anda yang membutuhkannya. Informasi lebih lanjut hubungi Kami sekarang juga!

Ternyata Segini Biaya Pembuatan Sbu Gapensi Loh

Ternyata Segini Biaya Pembuatan Sbu Gapensi Loh

Saat ini banyak pengusaha yang memiliki SBU. Namun sayangnya banyak dari mereka yang tidak memahami tentang SBU Gapensi dan tujuan memiliki SBU. Padahal, bagi Anda yang bergerak di bidang konstruksi, maka Anda wajib untuk bergabung menjadi bagian dari SBU Gapensi. Sebab bergabung menjadi bagian dari ini adalah untuk keberlangsungan usaha. Bila Anda belum memiliki SBU, maka ada baiknya Anda mengurusnya.

Syarat Pengurusan SBU Gapensi

Untuk peroleh SBU Gapensi, ada baiknya Anda juga ketahui apa saja syarat yang diperlukan untuk pengurusan SBU gapensi. Namun sebelum membahas mengenai syarat pengurusan SBU, sebaiknya ketahui dulu tentang Gapensi ini. Ya, Gapensi merupakan sebuah asosiasi yang telah berdiri cukup lama dan banyak sekali memberikan peran yang penting di dalam pembangunan yang ada di Indonesia khususnya bagian jasa konstruksi.

Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, diwajibkan untuk menjadi bagian keanggotaan disini. Gapensi adalah singkatan dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia yang berisi anggota dari bidang yang serupa atau asosiasi konstruksi. Adapun yang meliputi anggota GAPENSI diantaranya bidang tata lingkungan, arsitektur, mekanikal, sipil dan lain sebagainya. Semua anggota yang bergabung disini meliputi mereka yang merupakan penguasa jasa konstruksi.

Akan tetapi, jasa konstruksi tersebut tentunya harus didukung penuh dengan 3 unsur pengusaha yaitu koperasi, BUMN dan juga swasta. Selain itu, anggota yang bergabung di Gapensi ini juga bisa dibedakan sesuai kewajiban dan hak mereka yaitu anggota biasa dan kehormatan. Adapun untuk anggota biasa meliputi koperasi, jasa konstruksi milik swasta maupun BUMN yang telah memiliki SIUJK dan juga SBU dari pihak yang berwenang.

Edangkan untuk anggota kehormatan terdiri dari pengusaha nasional, pejabat pemerintahan maupun tokoh yang dinilai sangat berjasa dalam mengembangkan dan memajukan organisasi mulai dari pusat hingga menuju ke daerah.

Untuk menjadi anggota SBU Gapensi, maka syarat yang dibutuhkan yaitu :

  1. Isian formulis
  2. Surat permohonan yang dibuat dengan kop surat perusahaan
  3. Pas foto sebanyak 2 lembar dengan ukuran 3×4
  4. Identitas seluruh penanggung jawab perusahaan termasuk NPWP dan KTP
  5. Dokumen perusahaan selengkap-lengkapnya mulai dari TDP, SIUP, PKP, NPWP, Domisili, SK dan akta

Berapa Biaya Pembuatan SBU Gapensi?

Bila Anda sudah menjadi anggota GAPENSI, selanjutnya Anda harus mengurus SBU Gapensi. Biaya yang diperlukan untuk pembuatan SBU gapensi yaitu berkisar antara Rp.20 juta. Masa pengerjaan yang diperlukan adalah selama kurang lebih 6 minggu dalam waktu kerja. Namun akan lebih cepat bila menyerahkannya kepada jasa pengurusan SBU yang terpercaya.

Untuk memperoleh SBU Gapensi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

  1. Formulir isian, surat permohonan dengan kop perusahaan, identitas kepengurusan lengkap mulai KTP dan NPWP, berkas perusahaan lengkap, bukti uang setor di bank, KTA Gapensi.
  2. Sertifikat ISO 9001:2000 dengan kualifikasi B1 atau manual mutu, surat perjanjian, maupun surat keterangan proses, SPT selama 2 tahun yang terakhir, bukti pajak 3 bulan berakhir, Laporan neraca dengan kualifikasi B atau M, pengalaman kerja dengan pemotongan pajak, Sertifikat Tenaga Tehnik yang diberikan oleh Asosiasi Profesi, daftar riwayat hidup dari para tenaga ahli, KTP dan ijazahnya.
  3. Pas foto 3×4 sebanyak 8 lembar dan berwarna, layout dari kantor dan denah lokasi kantornya.

Setelah mengetahui biaya pembuatan SBU Gapensi, selanjutnya tak perlu ditunda lagi. Segera mengurus SBU Gapensi tersebut sekarang juga ! Percayakan saja pada Kami Sertifikasi yang akan membantu Anda. Konsultasikan kepada Kami sekarang juga !

Wajib Tahu, Perkiraan Biaya Pembuatan SIUJK 2020

Wajib Tahu, Perkiraan Biaya Pembuatan SIUJK 2020

Tahukah Anda berapa biaya yang diperlukan untuk pengurusan SIUJK sampai SIUJK tersebut siap digunakan? Mungkin Anda mengira bahwa untuk membuat surat ijin usaha jasa konstruksi, Anda perlu mengeluarkan budget yang mahal. Tapi ternyata, bila Anda mengetahui prosedur pengurusannya dengan benar, dan mengetahui bagaiman menghemat biaya, pastinya Anda akan memperoleh biaya yang murah.

Namun sebelum Anda mengetahui biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan SIUJK, Anda perlu ketahui terlebih dahulu mengenai SIUJK ini. Ya, SIUJK merupakan komponen perizinan yang wajib untuk dipenuhi oleh badan usaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Beberapa bidang konstruks yang wajib memiliki SIUJK diantaranya arsitektur, tata lingkungan, sipil, maupun telekomunikasi.

Pada pengurusan pembuatan SIUJK, Anda perlu tahu bahwa SIUJK ini dikeluarkan Pemerintah Daerah tempat domisili badan usaha. Kepemilikan SIUJK dapat membantu perusahaan membangun kredibilitas serta mengikuti tender. Ngga Cuma itu, kepemilikan SIUJK juga dapat berperan sebagai lisensi bagi perusahaan jasa konstruksi dalam untuk melakskana operasionalnya. Baik  digunakan sebagai pelaksana konstruksi (kontraktor) maupun perencana konstruksi (konsultan).

Baca juga : Prosedur Pengurusan SIUJK via Online

Mengetahui Kategori IUJK

Anda yang sudah tidak sabar mengetahui biaya SIUJK, tenang dulu.. mari kita bahas tentang kategori IUJK terlebih dahulu. Kategori IUJK atau ijin usaha jasa konstruksi sendiri dibagi menjadi 2 yaitu :

  1. SIUJK-IUJK untuk Perusahaan Jasa Perencana dan Pengawas Konstruksi (Konsultan).

Kategori ini dibagi lagi ke dalam beberapa kelompok skala perusahaan yakni: SIUJK Golongan Besar (Grade 4), SIUJK Golongan Menengah (Grade 3) dan SIUJK Golongan Kecil (Grade 2).

  1. IUJK untuk Perusahaan Jasa Pelaksana Konstruksi (Kontraktor).

Seperti halnya  SIUJK untuk konsultan, IUJK kontraktor juga dibagi ke dalam beberapa kelas: IUJK Golongan Besar (Grade 6 & 7), IUJK Golongan Menengah (Grade 5), dan IUJK Golongan Kecil (Grade 4, Grade 3, dan Grade 2).

Bila perusahaan dikategorikan sebagai grade 3, maka Anda perlu mempersiapkan modal dasar setidaknya Rp1 Milyar.

Lalu Berapa Biaya Yang Diperlukan Untuk Pengurusan Siujk?

Adapun biaya pengurusan SIUJK dapat diperkirakan sebagai berikut:

  • 1 bidang dikenakan biaya mulai dari Rp19.000.000;
  • 2 bidang dikenakan biaya mulai dari Rp22.000.000;
  • 3 bidang dikenakan biaya mulai dari Rp25.000.000.

Bagaimana Agar Pengurusan SIUJK agar lebih Cepat ?

Agar pengurusan pembuatan SIUJK lebih cepat, maka Anda perlu menyerahkan langsung kepada biro jasa yang siap menangani pengurusan SIUJK hingga selesai. Anda bisa berkonsultasi dan berkoordinasi langsung dengan tim Kami untuk tanyakan harga dan bagaimana pengurusan agar lebih cepat. Informasi lebih lanjut hubungi Kami sekarang juga !

Agar Tidak Salah Pahami Bidang Dan Sub Bidang SBU Yuk

Agar Tidak Salah Pahami Bidang Dan Sub Bidang SBU Yuk

Mengurus SBU tidak hanya dibutuhkan dokumen yang lengkap dan memahami prosedur apa yang dibutuhkan. Namun bagi pelaku bidang usaha yang bergerak di bidang Jasa Pelaksana Konstruksi atau biasa disebut kontraktor juga perlu memahami sub bidang dari SBU. Ini berkaitan erat dengan kebutuhan perusahaan konstruksi yang harus memiliki SBU, mereka penting untuk memiliki SBU namun pastinya harus pahami tentang sub bidang apa yang sesuai dengan usaha mereka..

Memahami kebutuhan apa yang dibutuhkan untuk SBU termasuk sub bidang juga penting dilakukan sebelum mengikuti tender. Untuk itu, bagi Anda yang bergerak di bidang konstruksi, wajib memahami secara detail tentang SBU tersebut.

Pengurusan SBU Lebih Mudah Dengan Biro Jasa

Bila dahulu Anda perlu mengurusnya sendiri untuk pembuatan SBU, kini Anda tak perlu khawatir lagi sebab ada biro jasa SBU yang siap membantu untuk pengurusan SBU. Kami Sertifikasi adalah pengurusan SBU yang siap membantu Anda. Kami akan membantu Anda memberikan konsultasi dan arahan mengenai proses persyaratan Izin Usaha Jasa Konstruksi. Mulai dari pemenuhan tenaga ahli bersertifikat, masuk keanggotaan asosiasi dan verifikasi persyaratan legal perusahaan dan administrasi hingga terbit SBU & IUJK.

Mengetahui Bidang Dan Sub Bidang SBU

Dalam membantu Anda mengurus pembuatan SBU, Kami juga akan membantu memberikan  arahan apa saja yang akan di ambil di SBU. Termasuk bidang dan sub bidang SBU. Nah Klasifikasi dan subklasifikasi apa saja yang sekarang berlaku? Sesuai dengan perlem LPJK no. 3 tahun 2017 tentang jasa pelaksana konstruksi adalah sebagai berikut:

Bagi Anda yang akan menggunakan jasa Kami, Anda tak perlu khawatir karena Kami sertifikasi.co telah berpengalaman menyelesaikan banyak permintaan pembuatan SBU. Mayoritas dari mereka puas terhadap layanana Kami. Sehingga Anda tak perlu ragu untuk mengkonsultasikannya kepada Kami.

Kini Anda dapat langsung menghubungi Kami untuk berkonsultasi terkait layanan pembuatan SBU perusahaan Anda. Nantinya tim Kami akan membantu Anda untuk mengurus dokumen apa saj ayang diperukan hingga SBU ini selesai dibuat.  Hika diperlukan tim Kami juga siap datang langsung ke kantor Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu bersusah payah untuk datang ke perusahaan Kami.

Prosedur Dan Biaya Sertifikasi SNI Yang Perlu Anda Tahu

Prosedur Dan Biaya Sertifikasi SNI Yang Perlu Anda Tahu

Bagi yang bergerak di usaha dan bisnis, tentu Standar Nasional Indonesia atau SNI bukanlah hal yang baru. Di Indonesia sendiri, semua produk yang diperjualbelikan wajib untuk memiliki SNI, meskipun pada kenyataannya tidak semua produk tersebut tersertifikasi.

Kewajiban untuk semua produk tersertifikasi oleh SNI tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Perindustrian No. 15 Tahun 2018 mengenai Pemberlakuan SNI Wajib Produk Audio Video dan Elektronika Sejenis. Adanya sosiasi tersebut dilakukan di Lembaga Sertifikasi Produk (LS Pro, Qualis Indonesia di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Nah bagi Anda yang juga ingin mendaftarkan produk Anda untuk tersertifikasi secara resmi, Anda perlu melakukan alur sertifikasi produk penggunaan tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI) yang dikeluarkan Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Apa Saja Prosedur Sertifikasi SNI?

Adapun untuk sertifikasi SNI yang perlu dilakukan yaitu :

  1. Pertama, Anda perlu lakukan pengecekan SNI
  2. Kedua, lakukan cek lembaga sertifikasi produk dan laboratorium yang ruang lingkupnya sesuai dengan produk yang akan disertifikasi.
  3. Ketiga, Anda perlu memenuhi persyaratan legal seperti fotokopi akta perusahaan, SIUP, TDP, surat pendaftaran merek dari Dirjen HKI.
  4. Keempat, pihak LS Pro akan melakukan peninjauan dan audit kelengkapan dan kebenaran dokumen serta audit kecukupan perusahaan.
  5. Kelima, penilaian proses produksi termasuk pengambilan dan pengujian sampel produk oleh laboratorium
  6. Keenam, Evaluasi dari hasil audit kesesuaian perusahaan, apabila terjadi kekurangan pelaku perusahaan harus melakukan perbaikan
  7. Dan terakhir, pemberian sertifikat dan tanda SNI.

Berapa Lama Proses Sertifikat Tanda SNI Tersebut Berlangsung?

Untuk proses sertifikasi SNI, yang paling cepat berlangsung selama 2 bulan. Bisa jadi akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Bila proses sertifikasi tersebut dinyatakan tidak lulus, maka LS Pro seperti Qualis Indonesia akan memberikan masukan atas gagalnya proses sertifikasi. Jika kesalahan yang terjadi minor, pelaku industri akan diberikan masukan apa yang harus dilakukan dan tidak ada proses audit ulang.

Namun bila kesalahan yang terjadi major, maka proses audit harus dilakukan ulang. Misalnya saja kesalahan yang terjadi pada sistem internal quality control. Maka perlu dilakukan audit kembali.

Berapa Biaya Yang Diperlukan Untuk Sertifikasi SNI?

Untuk biaya sertifikasi SNI sendiri disesuaikan dengan berbagai hal, misalnya lokasi pabrik apakah berada di dalam negeri atau di luar negeri. Atau model yang dalam satu kategori. Namun secara umum, biaya yang ditawarkan berkisar Rp 80-100 juta.

Lalu apakah semua produk tersebut wajib untuk melakukan sertifikat SNI?

Anda perlu tahu bahwa SNI tidak diwajibkan pada semua barang namun bersifat sukarela untuk ditetapkan oleh pelaku usaha. Akan tetapi, dalam hal SNI berkaitan dengan kepentingan keselamatan, keamanan, kesehatan masyarakat atau pelestarian fungsi lingkungan hidup dan/atau pertimbangan ekonomis, instansi teknis dapat memberlakukan secara wajib sebagian atau seluruh spesifikasi teknis dan atau parameter dalam SNI.

Jika atas suatu barang atau jasa telah diberlakukan SNI wajib, maka pelaku usaha yang barang atau jasanya tidak memenuhi dan/atau tidak sesuai dengan SNI wajib, tidak boleh memproduksi dan/atau mengedarkan barang atau jasa tersebut. Adapun beberapa jenis barang yang wajib SNI diantaranya air minum dalam kemasan, baja lembaran, ban, baterai primer, Garam Beriodimn, Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua, kabel, kaca lembaran, kaca pengaman untuk kendaraan bermotor, Kloset Duduk, korek api gas, plastik dan lain-lain.

Bila Anda memproduksi diantara barang tersebut, maka sebaiknya Anda bisa langsung urus sertifikasi SNI yang berlaku. Bila tidak bisa melakukannya sendiri, Kami jasa sertifikasi SNI siap bantu Anda.

Apa Itu ISO 9001? Dan Bagaimana Pendaftarannya?

Apa Itu ISO 9001? Dan Bagaimana Pendaftarannya?

Perusahaan di Indonesia kini sudah banyak yang menerapkan standar ISO 9001. Sebenarnya apa itu ISO 9001? Apa manfaat yang dirasakan ketika menerapkan ISO 9001 untuk perusahaan? Ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh sebagian orang yang bingung apakah akan menerapkan ISO 9001 atau tidak. Jika Anda juga memiliki pertanyaan tersebut, maka kali ini Kami akan memberikan informasi secara rinci kepada Anda mengenai ISO 9001 ini.

Apa Itu ISO Dan Apa Itu ISO 9001?

ISO singkatan dari International Organization for Standardizatio merupakan badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Dalam menetapkan suatu standar tersebut ISO mengundang wakil anggotanya dari 130 negara. Meski ISO adalah organisasi nonpemerintah, akan tetapi kemampuannya untuk menetapkan standar yang  sering menjadi hukum melalui persetujuan atau standar nasional membuatnya lebih berpengaru. Dibandingkan dengan kebanyakan organisasi non-pemerintah lainnya.

Bahkan dalam prakteknya ISO menjadi konsorsium dan memiliki hubungan yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah. Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar. ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi peralatan elektronik.

Sedangkan ISO 9001 merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. ISO 9001 merupakan suatu lembaga/organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut. Dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya.

Baca juga : Biaya Sertifikasi ISO 9001

Manfaat Penerapan ISO 9001 Untuk Perusahaan

Bila perusahaan menerapkan ISO pada perusahaannya, tentu ada banyak manfaat yang didapatkan yaitu :

  • Kepuasan pelanggan – dengan penyampaian produk secara konsisten dalam memenuhi persyaratan-persyaratan pelangga.
  • Mengurangi biaya operasional – dengan peningkatan berkesinambungan pada proses-proses dan hasil dari efisiensi operasiona.
  • Peningkatan hubungan pada pemegang kepentingan – termasuk para staf, pelanggan dan pemasok
  • Persyaratan kepatuhan hukum – dengan pemahaman bagaimana persyaratan suatu peraturan dan perundang-undangan tersebut mempunyai pengaruh tertentu pada suatu organisasi dan para pelanggan anda.
  • Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko – dengan konsistensi secara terus-menerus dan adanya mampu telusur suatu produk dan pelayana.
  • Tercapainya kepercayaan masyarakat terhadap bisnis yang dijalankan – dibuktikan dengan adanya verifikasi pihak ketiga yang independen pada standar yang diakui.
  • Kemampuan untuk mendapatkan lebih banyak bisnis – khususnya pemenuhan spesifikasi-spesifikasi pengadaan yang membutuhkan sertifikasi sebagai suatu persyaratan untuk melakukan suplai barang dan jasa.

Lebih lengkap baca : Manfaat Penerapan ISO 9001 Untuk Perusahaan

Lalu bagaimana proses pendaftaran sertifikasi ISO 9001?

Proses registrasi berikut dengan tiga langkah sederhana:

  • Aplikasi permohonan pendaftaran dilakukan dengan melengkapi kuestioner SMM
  • Asesmen terhadap ISO 9001 yang dilakukan oleh satu badan sertifikasi – dimana suatu organisasi haruslah dapat menunjukkan bahwa manajemen mutu yang dilakukannya telah benar-benar berjalan secara minimal dalam jangka waktu tiga bulan sesuai seluruh urutan (siklus) dari audit internal
  • Permohonan pendaftaran disetujui oleh satu badan sertifikasi, berikut tahapan selanjutnya harus dilakukan oleh klien. Program 6 bulanan atau 12 bulanan (tahunan) kunjungan audit pengawasan (surveilans) haruslah benar-benar dilaksanakan serta proses sertifikasi ulang setelah tiga tahun masa berlakunya sertifikasi ISO 9001 tersebut.

Itulah yang dimaksud dengan ISO 9001. Bila perusahaan Anda akan menerapkannya dan mendaftarkan menjadi perusahaan yang telah tersertifikasi ISO 9001, Anda bisa gunakan jasa Kami.

Perbedaan Antara ISO dan SNI Yang Perlu Diketahui

Perbedaan Antara ISO dan SNI Yang Perlu Diketahui

ahukah Anda apa perbedaan antara ISO dan SNI? Pertanyaan perbedaan antara ISO dan SNI memang seringkali dipertanyaan oleh pelaku usaha yang ingin mendapatkan SPPT SNI. Bukan tanpa alasan, mereka mempertanyakan hal ini tentunya karena mereka bingung, kiranya apa sih manfaatnya, dan lebih penting mana antara keduanya. Nah jika Anda mempertanyakan keduanya, maka Kami akan menjawab pertanyaan Anda. Kami akan membahas perbedaan antara ISO dan SNI untuk memudahkan Anda.

Mengenal Tentang ISO dan SNI

Perlu diketahui, ISO dan SNI itu memiliki pengertian yang berbeda. Internasional Organization for Standardization atau ISO merupakan organisasi internasional yang anggotanya terdiri dari hampir seluruh negara di dunia. Indonesia adalah salah satu anggot dari ISO tersebut. Adanya ISO mmeiliki fungsi perumusan dan penerbitan standar internasional. Untuk saat ini telah ada ribuan standar yang telah dikeluarkan oleh ISO, salah satu yang paling terkenal ialah Standar mengenai sistem manajemen mutu. Yaitu ISO 9001 yang saat ini sudah terbit versi terbarunya yaitu ISO 9001 : 2015.

Sedangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan Standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Standar ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Hingga saat ini tercatat lebih dari 6000 SNI yang sudah ditetapkan, dari mulai standar untuk produk, standar pengujian, standar kompetensi, termasuk standar sistem manajemen yang mengadopsi penuh dari ISO seperti SNI ISO 9001 : 2015.

Jika dilihat dari pihak yang mengeluarkannya SNI adalah standar yang dikeluarkan BSN sedangkan ISO adalah standar yang dikeluarkan oleh Organisasi ISO. BSN sendiri merupakan Anggota penuh ISO sebagai perwakilan dari Indonesia.

Apakah Sama Antara Sertifikasi ISO dan Sertifikasi SNI?

Proses sertifikasi itu sendiri merupakan proses penilaian kesesuaian apakah suatu proses, produk, jasa, person, sistem manajemen memenuhi / sesuai terhadap standar yang diacu. Sebelum menjawab apakah sertifikasi ISO ini dengan sertifikasi SNI sama, kita harus ketahui dulu standar apa yang diacu. Misalnya jika suatu perusahaan yang memproduksi televisi telah tersertifikasi untuk ISO 9001 apakah ia perlu melakukan sertifikasi untuk SNI/ISO 9001 tentunya secara prinsip tidak.

Tetapi akan berarti harus apabila lembaga sertifikasi yang mensertifikasi belum terakreditasi. Atau sudah terakreditasi namun lembaga akreditasinya belum di recognize oleh PAC / IAF (belum menandatangani Multinational Recognition Arrangement dengan PAC/IAF). Jika perusahaan yang tersertifikasi ISO 9001 tersebut ingin agar produk televisinya menggunakan tanda SNI, tentu dia tidak bisa mengklaim bahwa dia telah tersertifikasi oleh standar internasional. Sehingga tidak perlu lagi sertifikasi berdasarkan SNI.

Hal tersebut karena ISO 9001 / SNI ISO 9001 adalah standar untuk sistem manajemen, sedangkan untuk produk TV standar yang digunakan di Indonesia adalah SNI 04-6709.1-2002. SNI ini merupakan standar keamanan untuk produk audio visual. tentunya menjadi tidak relevan jika ingin disamakan.

Baca juga : Cara Mudah dapatkan ISO 45001

Selain standar dan lembaga sertifikasinya, faktor lain yang menentukan apakah suatu sertifikasi bisa diterima atau dianggap sama adalah terkait Skema sertifikasi. Atau regulasi (jika produk tersebut sudah wajib SNI). Karena proses sertifikasi tersebut bukanlah sekedar pengujian dan audit, namun juga pengaturan mengenai aspek legalitas dan pertanggung gugatan.

Hal ini terkait apakah dalam skema sertifikasi / regulasi sudah mengatur mengenai keberterimaan sertifikat produk menggunakan standar / lembaga sertifikasi di luar Indonesia atau tidak. Lalu apakah ada perbedaan mekanisme evaluasi terhadap perusahaan yang telah memiliki sertifikasi berdasarkan standar lain atau tidak. Inilah yang paling sering menjadi tantangan utama, karena skema sertifikasi dan regulasi yang berlaku di Indonesia, secara umum belum mengakomodasi sistem keberterimaan sertifikasi berdasarkan standar lain diluar SNI.

Lalu Apakah Untuk Mendapatkan SPPT SNI haruskah punya SNI/ISO 9001 terlebih dahulu ?

Ini juga yang sering menjadi kebingungan oleh para pelaku usaha yang ingin melakukan sertifikasi produk. Biasanya suatu perusahaan dalam mengurus SPPT SNI menggunakan jasa pihak ketiga (konsultan) untuk mengatur segala macam hal terkait SPPT SNI. Seringkali juga ada informasi dari konsultan yang kurang tepat bahwa untuk mengurus SPPT SNI harus tersertifikasi ISO 9001 terlebih dahulu. Tentunya hal tersebut tidaklah benar, karena kalaupun mensyaratkan sistem manajemen, yang diminta adalah menerapkan bukan mensertifikasi.

Kemudian Anda perlu ketahui juga bahwa lembaga sertifikasi produklah yang kemudian harus menentukan apakah perusahaan sudah menerapkan sistem manajemen atau tidak. Juga apa saja yang harus di audit terkait sistem manajemen, bagaimana perlakuan apabila lembaga tersebut sudah tersertifikasi sistem manajemennya. Pengaturan mengenai apakah harus menerapkan ISO 9001 ada pada skema sertifikasinya karena di dalam skema tercantum jelas mengenai tatacara sertifikasi, termasuk apabila dipersyaratkan penerapan sistem manajemen.

Kesimpulan

  • SNI merupakan standar nasional indonesia yang berlaku di wilayah republik Indonesia.
  • SNI ditetapkan oleh BSN yang merupakan perwakilan Indonesia di ISO.
  • Apakah suatu sertifikasi ISO / standar lain bisa diakui atau tidak dalam pengurusan SPPT SNI haruslah melihat dari standar.
  • Lembaga yang mensertifikasi dan skema sertifikasinya. dan sertifikasi ISO 9001 secara umum tidak diwajibkan dalam pengurusan SPPT SNI untuk produk tertentu.
Ketahui 5 Sertifikasi ISO yang Paling Populer Di Indonesia

Ketahui 5 Sertifikasi ISO yang Paling Populer Di Indonesia

Apakah Anda pelaku usaha yang sudah menerapkan sertifikasi ISO untuk perusahaan Anda? Tahukah Anda bahwa sertifikasi ISO ini terdiri dari berbagai macam? Ya, ISO merupakan sertifikasi yang kini banyak diterapkan di Indonesia. Ada begitu banyak jenis ISO yang ada di Indonesia, tetapi 5 jenis sertifikasi ISO ini adalah yang paling populer dan banyak dijadikan standar di perusahaan Indonesia.

Apa Saja 5 Jenis ISO Paling Populer?

Berikut adalah 5 sertifikasi ISO paling populer di Indonesia :

  1. ISO 9001 2015 Quality Management Systems

Sertifikasi ISO yang pertama ini banyak diterapan oleh perusahaan di Indonesia. ISO 9001 sendiri adalah suatu standar dalam lingkup internasional khususnya di bidang manajemen mutu. Suatu perusahaan/organisasi mendapatkan sertifikasi ini melalui Pelatihan ISO 9001 2015 Quality Management Systems. Jika sudah mendapatkan sertifikasi ini maka perusahaan disebut sebagai perusahaan yang telah memenuhi persyaratan dalah hal manajemen mutu produk dan jasanya di taraf internasional.

Perlu diketahui bahwa ISO 9001 ini bersifat generic, artinya standar yang serupa dapat diterapkan pada berbagai organisasi atau perusahaan. Baik untuk organisasi/perusahaan berskala besar maupun kecil. Juga bisa digunakan untuk apapun produk dan layanan yang disediakan, dan apapun jenis perusahaannya, baik perusahaan bisnis, publik atau yang dikelola pemerintah.

Baca juga : Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan Menurut ISO 9001:2015

  1. ISO 45001 2018 Occupational Health and Safety Management Systems

Sertifikasi ISO yang kedua adalah ISO 45001 2018. ISO ini dirilis pada tanggal 12 maret 2018, dan merupakan standar internasional yang menetapkan persyaratan dan juga pedoman untuk manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Banyak yang menyebut ISO 45001 2018 sebagai ‘milestone’. Di ISO ini terdapat kerangka kerja yang kuat dan efektif. Kerangka kerja tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko membahayakan di tempat kerja.

Perusahaan yang telah mendapatkan serifikasi melalui Pelatihan ISO 45001 2018  Occupational Health and Safety Management Systems ini, maka akan menciptakan tempat kerja yang sehat dan aman untuk karyawan, kontraktor, pemasok, dan tamu.

Anda perlu tahu, pada dasarya ISO 45001 merupakan tolak ukur dari OHSAS 18001, sebagai tolak ukur awal untuk K3. Namun, ISO 45001 2018 ini merupakan standar yang baru dan memiliki perbedaan. Dalam tiga tahun kedepan, secara perlahan ISO ini akan menggantikan OHSAS 18001 2007. Pada perusahaan, ISO 45001 merupakan standar yang penting untuk diterapkan. Tetapi pada faktanya, dalam dunia industri banyak jiwa melayang setiap harinya yang disebabkan oleh kecelakan kerja. Padahal seharusnya hal tersebut bisa dicegah dan dikendalikan.

  1. ISO 14001 tahun 2015 Environmental Management Systems

Jenis ISO yang ketiga yang dipilih untuk sertifikasi perusahaan yaitu ISO 14001. Standar ISO ini merupakan sebuah standar global yang menetapkan persyaratan manajemen yang terstruktur untuk perlindungan lingkungan. Perusahaan yang telah mendapatkan serifikasi melalui Pelatihan ISO 14001 tahun 2015  Environmental Management Systems telah memenuhu komitmen terhadap lingkungan dalam melakukan aktivitas industrinya.

Selain itu, adanya ISO 14001 ini juga berfungsi sebagai upaya pemenuhan terhadap peraturan di bidang lingkungan, mencegah pencemaran lingkungan, serta komitmen terhadap perbaikan lingkungan secara berkelanjutan. Untuk penerapannya, suatu sistem manajaemen lingkungan atau SML cocok diterapkan di berbagai jenis perusahaan atau organisasi baik organisasi profit, non-profit, atau yang dikelola pemerintah. Karena SML menetapkan suatu persyarayan perusahaan untuk mempertimbangkan keseluruhan isu lingkungan.

Isu lingkungan tersebut meliputi pencemaran udara, air, dan limbah cair. Selain itu, juga mengatur tentang pengelolaan limbah, kontaminasi tanah, adaptasi perubahan iklim lingkungan, dan efesiensi penggunaan sumber daya.

Baca : Alasan Perusahaan Butuh ISO 45001

  1. ISO 27001 Information Security Management Systems

Keempat, jenis ISO yang populer adalah ISO 27001. ISO ini merupakan suatu standar internasional yang menerapkan persyaratan sistem manajemen keamanan informasi. Perusahaan yang telah mendapatkan serifikasi melalui pelatihan ISO 27001 Information Security Management Systems (ISMS) akan membantu perusahaan tersebut dalam membangun dan memelihara sistem manajemen keamanan informasi (ISMS).

Nah, ISMS sendiri adalah berupa seperangkat unsur yang saling berhubungan dengan perusahaan untuk mengendalikan resiko keamanan informasi. Dalam ISMS, informasi suatu perusahaan dilindungi dan dijaga kerahasiaannya, atau dikenal dengan confidentiality, integritas, dan ketersediaan informasi.

  1. Pelatihan ISO 37001 Anti-Bribery Management Systems

Terakhir, ISO 37001 adalah jenis ISO yang juga populer di Indonesia. ISO 37001 ini merupakan suatu standar internasional yang menerapkan sistem manajemen anti suap yang disusun dan dirancang untuk membantu perusahaan menciptakan, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan program kepatuhan anti-suap.

Standar internasional ini menggunakan pendekatan berbasis resiko, sehingga Perusahaan yang telah mendapatkan serifikasi melalui pelatihan ISO 37001 Anti-Bribery Management Systems memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan lebih bijak tentang mitra bisnis dan pihak ketiga.

Penerapan ISO 37001 cocok untuk berbagai jenis organisasi atau perusahaan. Baik itu dalam skala besar, kecil, organisasi berbasis layanan publik, maupun yang dikelola pemerintah, hal tersebut disesuaikan dengan tingkat resiko suap yang akan dihadapinya. Namun, pada dasarnya ISO 37001 tidak memberikan jaminan sepenuhnya suatu perusahaan atau organisasi terbebas dari suap. Dengan menerapkan  ISO 37001 merupakan tentu dapat dijadikan sebagai bentuk dari kepatuhan dan dapat menunjukkan langkah yang tepat oleh perusahaan untuk mencegah penyuapan.

Bagi Anda pemilik perusahaan, Anda perlu tahu bahwa menerapkan ISO sesuai jenis dan kebutuhan merupakan hal yang penting bagi berlangsungnya kegiatan industri. Juga komersil suatu perusahaan. Kredibilitas setiap perusahaan yang ingin bersaing secara internasional dapat diukur sesuai standar ISO.

Bagi Anda yang membutuhkan pelatihan ISO Awareness, jangan sungkan untuk menghubungi Formasi Training dengan Whatsapp, Email ataupun berkunjung ke kantor. Kami dengan senang hati akan membantu kebutuhan perusahaan Anda.